Minggu, 21 September 2014

Accounting “Fundamental Concept”

Pengertian akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accounting (AICPA) dalam Ahmed Riahi Balkaoui mendefinisikan akuntansi sebagai berikut: Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang dan penginterprestasikan hasil tersebut (Balkaoui, 2000:37).
Menurut C. Rollin Niswonger, Carl S. Warren, James M. Reeve, Philip E. Fess pengertian akuntansi adalah sebagai berikut: Akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem akuntansi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan (Niswonger, 1999:6).
Menurut Sugiarto dan Suwardjono akuntansi dapat didefinisikan dari dua segi yaitu: Pertama dari segi ilmu akuntansi yang berarti keseluruhan pengetahuan yang bersangkutan dengan fungsi menghasilkan informasi keuangan suatu unit organisasi kepada pihak yang berkepentingan untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan. Kedua dari segi proses atau kegiatannya akuntansi dapat diartikan sebagai kegiatan pencatatan, penyortiran, penggolongan, pengikhtisaran, peringkasan dan penyajian transaksi keuangan suatu unit organisasi dengan cara tertentu (Sugiarto, 1999:4).
Pengertian akuntansi menurut Accounting Principle Board (APB) Statement no. 4 dalam Sofyan Syafri Harahap sebagai berikut: Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih diantara beberapa alternatif (Harahap, 2005:4).
Dari definisi diatas akuntansi mengandung dua hal. Pertama, akuntansi memberikan jasa, maksudnya kita harus memanfaatkan sumber–sumber yang ada (misalnya : sumber daya alam, tenaga kerja dan kekayaan keuangan) dengan bijaksana sehingga kita dapat memaksimalkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, semakin baik system akuntansi yang mengukur dan melaporkan biaya penggunaan sumber daya tersebut, maka akan semakin baik juga keputusan yang di ambil untuk mengalokasikannya. Kedua, akuntansi menyediakan informasi kauangan yang bersifat kuantitatif yang di gunakan dalam kaitannya dengan evaluasi kualitatif dalam membuat perhitungan. Sehingga informasi masa lalu yang disediakan akan bermanfaat dalam pengambilan keputusan ekonomi masa mendatang.
Pada umumnya tujuan akuntansi adalah menyajikan informasi ekonomi dari satu kesatuan ekonomi kepada pihak–pihak yang berkepentingan. Sedangkan hasil dari proses akuntansi yang berbentuk laporan keuangan yang diharapkan dapat membantu bagi pemakai informasi keuangan.
Konsep Dasar Akuntansi
Konsep dasar akuntansi suatu konsep yang berlaku secara umum tentang suatu asumsi, anggapan, pandangan maupun pendapat dalam menyajikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Dalam penerapan akuntansi ada hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai konsep-konsep dasar akuntansi, yaitu sebagai berikut (Sugiarto, 1999:54):
1. Kesatuan usaha (business entity)
Menurut Sugiarto dan Suwardjono konsep kesatuan usaha yaitu sebagai berikut: konsep yang mengatakan bahwa dari akuntansi unit usaha atau perusahaan harus dianggap sebagai orang atau badan atau organisasi yang berdiri sendiri, bertindak atas namanya sendiri, dan terpisah dari pemilik. Dalam konsep kesatuan usaha ini, perusahaan merupakan suatu kesatuan ekonomi yang terpisah dari pihak yang berkepentingan dengan sumber perusahaan. Artinya keuangan perusahaan terpisah dari pemilik, terpisah dari keuangan karyawan dan terpisah pula dari keuangan pada direksi. Sehingga perusahaan dianggap sebagai satu kesatuan usaha.
2. Dasar–dasar pencatatan
Terdapat dua macam dasar pencatatan dalam akuntansi yang dipakai dalam mencatat transaksi yaitu:
a. Dasar kas, yaitu suatu dasar akuntansi yang mengakui pendapatan dan melaporkannya pada saat kas diterima, serta mengakui biaya atau beban dan mengurangkannya dari pendapatan pada saat pengeluaran kas untuk membayar biaya atau beban tersebut dilakukan dalam suatu periode tertentu.
b. Dasar akrual, yaitu mencatat setiap transaksi yang terjadi tanpa memperhatikan kas yang sudah diterima atau belum.
3. Konsep periode waktu
Yaitu suatu konsep yang menyatakan bahwa akuntansi menggunakan periode waktu sebagai dasar dalam mengukur dan menilai kemajuan perusahaan. Kegiatan perusahaan dipisahkan dalam periode-periode. Penyajian informasi berupa laporan keuangan dibuat secara berkala akan membantu pihak yang berkepentingan dalam mengambil suatu keputusan. Misalnya per tahun, triwulan atau semesteran.
4. Unit moneter
Unit moneter digunakan sebagai alat pengukur suatu objek atau aktivitas perusahaan dan menganggap bahwa nilai uang adalah stabil dari waktu ke waktu. Unit moneter yang dimaksud disini adalah pengukuran dengan nilai uang, artinya seluruh informasi utama dalam laporan keuangan itu diukur dengan satuan ukur uang, karena uang sudah umum digunakan untuk mengukur aktiva, kewajiban perusahaan serta perubahannya.
5. Transaksi
Yaitu kejadian atau peristiwa didalam perusahaan yang dapat menyebabkan perubahan pada jumlah harta, hutang dan modal. Akuntansi mengasumsikan bahwa harga yang disetujui pada saat terjadinya suatu transaksi ditentukan secara objektif oleh pihak-pihak yang bersangkutan serta di­dukung oleh bukti-bukti yang dapat diperiksa kelayakan­nya oleh pihak bebas (netral), dan karenanya merupakan dasar paling tepat untuk pencatatan akuntansi. Berdasarkan asumsi ini, transaksi keuangan harus dicatat sebesar harga pertukaran, yaitu jumlah uang yang harus diterima atau dibayarkan untuk transaksi itu. Misalnya, pada tahun 1980 perusahaan membeli kendaraan seharga Rp.15.000.000. Bila tidak ada perubahan-perubahan yang menyebabkan kapi­talisasi biaya, maka sampai tahun 1985 harga kendaraan yang tercantum pada laporan keuangan tetap sebesar Rp.15.000.000. Meskipun demikian, dengan dianutnya konsep ini tidak berarti bahwa seluruh aktiva yang diperoleh harus tetap menunjukkan jumlah harga semula selama jangka waktu hidup perusahaan. Sejalan dengan berlalunya waktu, harga aktiva yang tercantum dalam laporan keuangan mengalami perubahan, baik karena pengalokasian harga perolehan ak­tiva yang bersangkutan sepanjang masa manfaatnya, atau disebabkan oleh aktivitas tertentu dari perusahaan dalam rangka memperoleh pendapatan.
6. Kelangsungan Usaha (going concern)
Asumsi akuntansi bahwa perusahaan akan berjalan terus sampai pada masa yang tidak dapat ditetapkan atau cukup lama untuk melaksanakan rencananya. Perusahaan dalam melakukan kegiatan usahanya, tentunya berupaya untuk melaksanakan kegiatan perusahaan secara berkesinambungan atau terus menerus. Dalam proses usaha itu, senantiasa dibuat laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang disusun secara berkala dapat dibandingkan sehingga diperoleh informasi tentang kemajuan atau kemunduran usaha. Dengan membandingkan laporan keuangan dari satu periode dengan periode lainnya dapat diperoleh suatu data yang pasti tentang naik turunnya pendapatan dan beban, sebagai dasar dalam membuat suatu kebijaksanaan untuk kemajuan perusahaan. Asumsi ini memberikan dukungan yang kuat untuk penyajian aktiva berdasarkan harga perolehan­nya dan bukan atas dasar nilai kontan aktiva tersebut atau nilai yang dapat direalisasi pada saat likuidasi. Contoh yang jelas dari dianutnya konsep ini adalah dalam pelaporan aktiva tetap; aktiva dicatat menurut harga perolehannya dan disusutkan dengan cara yang sistematis tanpa adanya petunjuk mengenai nilai yang dapat direalisasi pada saat pelaporan.
7. Konsep Penandingan (Matching Concept)
Menurut C. Rollin Niswonger, Carl S. Warren, James M. Reeve, Philip E. Fess, Matching Concept, didefinisikan sebagai berikut: Konsep akuntansi yang mendukung pelaporan pendapatan dan beban terkait pada periode yang sama. Penetapan beban dan pendapatan perusahaan diakui dalam periode yang bersangkutan, sehingga beban dan pendapatan yang terjadi benar-benar sudah direalisasi. Perhitungan laba/rugi yang dilaporkan menggambarkan keadaan yang sebenarnya dalam suatu periode tertentu.

Senin, 05 Mei 2014

Tugas Akuntansi Internasional (2)

Perusahaan dan Negara yang mengacu pada IFRS

IFRS adalah singkatan dari International Financial Reporting Standards atau Standar Pelaporan Keuangan Internasional. IFRS adalah bagian akuntansi internasional di mana untuk mengatur dan melaporkan informasi keuangan. Hal ini berasal dari pernyataan dari Akuntansi yang berbasis di London International Standards Board (IASB).
Lembaga profesi akuntansi IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) menetapkan bahwa Indonesia melakukan adopsi penuh IFRS pada 1 Januari 2012. Penerapan ini bertujuan agar daya informasi laporan keuangan dapat terus meningkat sehingga laporan keuangan dapat semakin mudah dipahami dan dapat dengan mudah digunakan baik bagi penyusun, auditor, maupun pembaca atau pengguna lain.

Daftar perusahaan yang mengacu pada IFRS berdasarkan informasi yang diperoleh dari website Badan Standar Akuntansi Internasional :
  1. Samsung (Korea Selatan)                                              
  2. Royal Dutch Shell (Belanda)
  3. Toyota Motor Corporation (Jepang)
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Indonesia)
  5. Chevron (USA)  
  6. Logitech International (Swiss)
  7. Jardine Matheson Holdings (Inggris)
  8. Allianz (Jerman)
  9. Total S.A (Perancis)
  10. Volkswagen (Jerman)
Contoh 3 negara yang mengacu pada IFRS :
1. Korea Selatan
Korea Selatan (Korsel) merupakan suatu Negara dengan pertumbuhan ekonomi paling kuat di Asia. Korea Selatan menempati urutan ke 15 berdasarkan PDB-nya. Dalam hala ekspor Negara ini menempati urutan ke-8 di dunia, sementara untuk import mereka menempayi urutan ke-11. Korea selatan pun merupakan salah satu anggota G-20 Finance Ministers and Central Bank Governors. Sebagai salah satu anggota G-20, sejak tahun 2011 Korsel mewajibkan semua perusahaan yang tergabung dalam lembaga keuangan mereka untuk menerapkan penggunaan IFRS dalam penyusunan laporan keuangan mereka. Penggunaan IFRS di Korsel bukan hanya diterapkan pada perusahaan go public, tetapi juga diterapkan pada perusahaan privat dan UKM. Sistem hukum yang dianut oleh Korsel sendiri adalah hukum kode ( Eropa Continental).

2. Meksiko
Meksiko merupakan salah satu Negara dengan tingkat ekspor-impor tertinggi di dunia. Ini dikarenakan Meksiko merupakan salah satu Negara penghasil minyak bumi yang cukup besar didunia. Selain itu Negara ini merupakan salah satu pengekspor perak. Dalam penyusunan laporan keuangan Meksiko mengadopsi IFRS bagi para perusahaan-perusahaannya yang sudah go public. Hal ini telah diwwajibkan sejak tahun 2012. Pengadopsian IFRS di Meksiko bersumber langsung pada IASB tanpa adanya perubahaan ataupun tambahan. Sementara itu, system hukum yang dianut oleh Negara ini adalah hukum kode.

3. Kanada
Kanada adalah salah satu anggota La Francophonie dan Negara Persemakmuran, ini disebabkan karena Negara ini adalah salah satu Negara bekas jajahan Prancis dan Britania Raya. Negara ini merupakan Negara industri. Dalam penggunaan energi pun  Negara ini memiliki teknologi yang maju, merka mampu menyediakan bahan bakar fosil, energi nuklir, dan tenaga hidroelektri. Negara ini pun salah satu Negara yang tergabung dalam G-20. Oleh sebab itu dalam penyusunan laporan keuangannya Kanada mengadopsi IFRS. IFRS yang diterpakan di Kanada pun langsung bersumber dari IASB.  Namun, Kanada termasuk Negara yang cukup “hati-hati” dalam mengadopsi IFRS, terbukti Kanada memberikan waktu transisi yang lebih panjang untuk beberapa industri tertentu yang dirasa butuh persiapan lebih panjang. Sebagai Negara yang memiliki ikatan sejarah dengan Inggris, Kanada juga menganut sistem hukum umum seperti di Inggris dimana memiliki karakter berorientasi terhadap ‘penyajian wajar’, transparansi dan pengungkapan penuh dan pemisahaan akuntansi keuangan dan pajak.

Alasan Penggunaan IFRS :
Salah satu faktor penerapan IFRS dalam suatu Negara adalah sistem hukum yang dianut dalam Negara tersebut. Di dunia ini terdapat dua orientasi dasar system hukum yang dianut dalam berbagai Negara yakni hukum kode (sipil) dan hukum umum (kasus). Hukum kode atau biasa dikenal dengan hukum sipil didasari dari hukum Romawi, yang memiliki ciri ditulis dalam suatu kumpulan, dimodifikasi, dan tidak dibuat oleh hakim. Sistem ini berasal dari Codex Yustinianus, serta banyak dipengaruhi juga oleh hukum Jermanik Awal, gereja, feudal, praktik local, serta kecenderungan doctrinal seperti hukum alam, kodifikasi, dan positivism hukum. Prinsip dari hukum ini adalah kumpulan hukum yang tertulis dapat diakses oleh semua penduduk. Sistem ini merupakan sistem yang paling banyak dianut di dunia, sekitar 150 Negara menganut system ini. Sumber hukum utamanya adalah undang-undang yang merupakan kumpulan dari passal-pasal yang daling berhubungan dan menjelaskan asas-asas hukum, hak, kewajiban, serta mekanisme hukum dasar yang biasanya dibuat oleh lembaga legislatif.

Hukum umum adalah hukum yang dibentuk oleh para juri melalui putusan-putusan pengadilan dan tribunal yang serupa, berbeda dari hukum sipil yang dibuat oleh legislatif hukum ini dibuat oleh lembaga eksekutif. Hukum ini disebut juga dengan common-law yang membentuk bagian utama dari hukum di banyak Negara, utamanya Negara-negara yang merupakan bekas koloni atau wilayah Britania Raya. Akuntansi dalam Negara-negara hukum umum memiliki karakter berorientasi terhadap “penyajian wajar” transparasi dan pengungkapan penuh dan pemisahan antara akuntansi keuangan dan pajak.

Berdasarkan penjelasan pada poin sebelumnya dapat diketahui bahwa Korea Selatan dan Meksiko adalah Negara yang menganut sistem hukum kode (sipil). Hukum kode sendiri merupakan system hukum yang dikenalkan dan dipelopori olej sebagian besar Negara di benua Eropa. Oleh karena itu, tidak heran bila kedua Negara ini menganut hukum kode. Mengingat, Meksiko merupakan Negara yang pernah dijajah Spanyol dan Perancis. Serta Korea Selatan merupakan Negara yang mendapati campur tangan Jepang dan Perancis dimana kedua Negara tersebut menganut hukum kode. Sementara itu seperti telah diketahui bahwa Kanada merupakan salah satu Negara persemakmuran. Oleh karena itu, Kanada menganut hukum umum. Akuntansi dalam Negara-negara hukum kode memiliki karakteristik berorientasi legalistic, tidak membiarkan pengungkapan dalam jumlah kurang, dan kesesuaian antara akuntansi keuangan dan pajak. Akuntansi hukum kode disebut juga “continental”, “legalistic”, atau “seragam secara makro”.

Lalu mengapa Meksiko, Korea Selatan, dan Kanada dengan sistem hukum berbeda ini sama-sama mengadopsi IFRS dalam penyusunan laporan keuangannya? Ternyata pengadopsian IFRS dalam Negara ini bukan hanya berdasarkan sejarah yang dimiliki oleh kedua Negara tersebut. Ada banyak hal yang melatarbelakanginya. Salah satunya seperti yang diketahui ketiga Negara tersebut tergabung dalam G-20. Berdasarkan kesepakatan G20 pada pertemuan di Washington DC pada 15 November 2008 dan di London 2 April 2009, setiap Negara yang tergabung di dalamnya wajib menerapkan standar IFRS dalam penyusunan laporan keuangannya.

Kemudian alasan ikatan politik serta ekonomi. Ketiga Negara ini merupakan Negara dengan tingkat ekspor-impor yang sangat tinggi oleh karena itu untuk memudahkan transaksi ekonomi tersebut diperlukan suatu standar akuntansi internasional dalam penerapannya dalam hal ini standar yang digunakan adalah IFRS.

Sumber:

Minggu, 30 Maret 2014

Tugas Akuntansi Internasional (1)

BURSA EFEK di DUNIA :

Bursa Efek London  (Negara Inggris)
Bursa Saham London (bahasa Inggris: London Stock Exchange, LSE) adalah sebuah bursa saham yang terletak di London. Didirikan pada 1801, bursa ini merupakan salah satu bursa saham terbesar di dunia, dengan banyak pencatatan saham dari luar negeri dan juga perusahaan Britania Raya. Pada Juli 2004 Bursa Saham London pindah dari Threadneedle Street ke Paternoster Square, dekat dengan Katedral St. Paul, dan masih dalam "Square Mile" (sebutan untuk wilayah City of London). Resmi dibuka oleh Ratu Elizabeth II pada 27 Juli 2004. FTSE merupakan indeks yang melacak performa dari pasar London. Saham yang diperdagangkan di LSE menggunakan simbol saham LSE.

Bursa Efek Frankfurt (Negara Jerman)
Bursa Saham Frankfurt (bahasa Jerman: Börse Frankfurt, Frankfurter Wertpapierbörse) adalah sebuah bursa saham yang terletak di Frankfurt am Main. Bursa Saham Frankfurt dimiliki dan dioperasikan oleh Deutsche Börse (FWB: DB1), yang juga memiliki bursa berjangka Eropa Eurex dan perusahaan kliring Clearstream. Bursa ini terletak di distrik Innenstadt dan dalam distrik pusat bisnis dikenal sebagai Bankenviertel. DAX merupakan indeks yang melacak performa dari pasar Frankfurt. Indeks perdagangan lainnya di FWB adalah DAXplus, CDAX, DivDAX, LDAX, MDAX, SDAX, TecDAX, VDAX dan EuroStoxx 50. Masa perdagangan di bursa FWB adalah 09:00 hingga 17:30 setiap hari kecuali Sabtu, Minggu, dan hari libur yang ditetapkan pengelola bursa sebelumnya. Pada November 2003, DAX diperkenalkan berjalan dari 8:00-09:00 selama pra-pasar dan 17:45-20:01 selama setelah jam. Pada tahun 2006, X-DAX diperkenalkan berjalan dari 8:00-9:01 dan 17:45-22:00 (sesuai dengan jam perdagangan Asia dan AS).

Bursa Saham Italia (Negara Italia)
Bursa Saham Italia (bahasa Italia: Borsa Italiana S.p.A. atau dikenal dengan singkatan BIT) adalah bursa efek utama yang terletak di Milan, Italia, didirikan pada 16 Januari 1808. Bursa BIT diprivatisasi pada tahun 1997 dan merupakan bagian dari London Stock Exchange Group plc sejak tahun 2007. Pada tahun 2005, perusahaan terdaftar di bursa efek ini bernilai AS$890.000.000.000. Bursa ini juga secara informal dikenal sebagai Piazza Affari ("Alun-Alun Bisnis"), setelah alun-alun kota Milan di mana kantor pusatnya (bangunan Palazzo Mezzanotte) terletak. Borsa di commercio di Milano (Bursa Saham Milan) didirikan oleh Eugène de Beauharnais, raja muda Kerajaan Napoleon Italia, melalui keputusan tanggal 16 Januari dan 6 Februari 1808. Bursa ini beroperasi di bawah kepemilikan publik hingga tahun 1998. Bursa ini dijual kepada konsorsium bank, dan dioperasikan di bawah sebuah perusahaan induk saham gabungan antara 2 Januari 1998 dan pada tanggal 1 Oktober 2007, ketika bursa ini bergabung dengan Bursa Saham London dalam pengambilalihan semua-saham.

KETENTUAN PELAPORAN KEUANGAN :

INGGRIS
Warisan Inggris bagi dunia sangat penting. Inggris merupakan negara pertama di dunia yang mengembangkan profesi akuntansi yang kita kenal sekarang. Konsep penyajian hasil dan posisi keuangan yang wajar (pandangan benar dan wajar) juga berasal dari Inggris.
Dua sumber utama standar akuntansi keuangan di Inggris adalah hukum perusahaan dan profesi akuntansi. Undang-undang tahun, Undang-undang tahun 1981 menetapkan lima prinsip dasar akuntansi :
1. Pendapatan dan beban harus ditandingkan menurut dasar akrual
2. Pos aktiva dan kewajiban secara terpisah dalam setiap kategori aktiva, dan kewajiban dinilai secara terpisah
3. Prinsip konservatisme
4. Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten dari tahun ke tahun diwajibkan
5. Prinsip kelangsungan usaha diterapkan untuk perusahaan yang menggunakan akuntansi
Undang-undang tersebut berisi aturan penilaian yang luas dimana akun-akun dapat ditentukan berdasarkan biaya historis atau biaya kini. Pelaporan keuangan Inggris termasuk yang paling komprehensif di dunia. Laporan keuangan umumnya mencakup :
1)            Laporan Direksi
2)            Laporan Laba dan Rugi dan Neraca
3)            Laporan Arus Kas
4)            Laporan Total Keuntungan dan Kerugian yang diakui
5)            Laporan Kebijakan akuntansi
6)            Catatan atas Referensi dalam Laporan Keuangan
7)            Laporan Auditor
Inggris memperbolehkan baik metode akusisi dan merger dalam mencatat akuntansi untuk Penggabungan usaha. Meskipun demikian, kondisi penggunaan metode merger begitu ketat sehingga hampir tidak pernah digunakan. Pada Tahun 2003, Departemen perdagangan dan Perindustrian mengumumkan bahwa mulai bulan Januari 2005, Seluruh perusahaan Inggris diperbolehkan untuk menggunakan IFRS, selain GAAP.

JERMAN
Pada awal tahun 1970-an, uni Eropa (UE) mulai mengeluarkan direktif harmonisasi, yang harus diadopsi oleh negara-negara anggotanya ke dalam hukum nasional. Direktif Uni Eropa yang keempat, ketujuh, kedelapan seluruhnya masuk kedalam hukum Jerman melalui Undang-undang Akuntansi Komprehensif yang diberlakukan pada tanggal 19 Desember 1985. Karakteristik fundamental ketiga dari Akuntansi di Jerman adalah ketergantungannya terhadap anggaran dasar dan keputusan pengadilan. Selain kedua hal itu tidak ada yang memiliki status mengikat atau berwenang. Untuk memahami akuntansi di Jerman, seseorang harus mmerhatikan HGB dan kerangka hukum kasus yang terkait.
Sebelum tahun 1998, Jerman tidak memiliki fungsi penetapan standar akuntansi keuangan sebagaimana yang dipahami di negara-negara berbahasa Inggris. Undang –undang tentang pengendalian dan transparansi tahun 1998 memperkenalkan keharusan untuk mengakui badan swasta yang menetapkan standar nasional untuk memenuhi tujuan berikut :
a. Mengembangkan rekomendasi atas penerapan standar akuntansi dalam laporan keuangan konsolidasi
b. Memberikan nasihat kepada Kementrian Kehakiman atas legislasi akuntansi yang baru
c.  Mewakili Jerman dalam organisasi akuntansi internasional, Seperti IASB
Sistem penerapan standar akuntansi yang baru di Jerman secara garis besar mirip dengan sistem yang ada di Inggris dan Amerika Serikat. Namun untuk diperhatikan bahwa standar GASB adalah rekomendasi wajib yang hanya berlaku untuk  lapoaran keuangan konsolidasi.
Undang – Undang Akuntansi tahun 1985 secara khusus menentukan isi dan bentuk laporan keuangan yang meliputi :
a. Neraca
b. Laporan laba rugi
c. Catatan atas laporan keuangan
d. Laporan manajemen
e. Laporan auditor
Ciri utama sistem pelaporan keuangan di Jerman adalah laporan secara pribadi oleh auditor kepada dewan direktur pengelola perusahaan dan dewan pengawas perusahaan, untuk tujuan konsolidasi, seluruh perusahaan dalam kelompok tersebut harus menggunakan prinsip akuntansi dan penilaian yang sama.

ITALIA
Seperti di Perancis, ketertarikan pemerintah dan otoritas pajak mendapat tempat utama dari pada pemegang saham, walupun ketimpangan sekarang berubah seperti perusahaan besar Italia menjadi lebih terlibat dalam pasar keuangan internasional.
Di Italia, pengaruh dari undang-undang perusahaan (the cicil code) dan regulasi pajak pada akuntansi sama seperti di sejumlah Negara continental Eropa dan terutama Prancis, Belgia, dan Spanyol. Akuntansi Italia pada prakteknya mempunyai banyak kesamaan dengan negara-negara tetangga di Eropa meskipun pada kenyataannya hanya EU Fourth dan Seventh Directives yang diimplementasikan, mulai tahun 1991. Hal ini terutama berlaku untuk perusahaan-perusahaan terdaftar, yang menjadi subjek aturan tambahan dan peraturan bursa saham. Lebih lanjut, sejumlah perusahaan MNEs besar mebuat pengungkapan sukarela dalam menyikapi tekanan pasar modal internasional.
Sementara pembukuan berpansangan yang asli dapat ditelusuri pada abad ke 13 di Italia, pengisian akun tahunan oleh perusahaan yang mempunyai ijin yang dibutuhkan oleh undang-undang sejak 1882, telah memaksa peningkatan rezim yang lebih keras, pada 1991 telah diperbaharui oleh undang-undang dari EU Directive.
Akun tersebut digunakan sebagai dasar pengenaan pajak, seperti dikembangkan Negara-negara eropa, terdapat tradisi dari konservatif untuk meminimalkan keuntungan pajak dan distribusi ke pemegang saham. Ini juga bukan hal yang tidak umum untuk perusahaan Italia untuk menyajikan kelompok akuk-akun untuk manajemen otoritas pajak, dan pemegang saham. Tetapi bidang ini telah dikurangi pada tahun belakangan ini. Dalam hal ini, perusahaan yang terdaftar menjadi subjek dari aturan tambahan terutama oleh CONSOB, kurang lebih sama dengan U.S.SEC. CONCOB didirikan tahun 1974 dan bertanggungjawab untuk sejumlah perkembangan penting yang meliputi peryaratan tersebut, sebagai tambahan diperlukan audit, perusahaan terdaftar mempunyai audit yang lebih luas oleh perusahaan audit yang diakui. CONSOB juga mempunyai otoritas untuk meminta pencatatan akun-akun konsolidasi oleh kelompok perusahaan tetapi di dalam praktek perusahaan berani tidak melakukan sesuai dengan yang seharusnya.

IFAC dan IASB :
IASB
Badan Standar Akuntansi Internasioanl (IASB), merupakan badan pembuat standar sektor swasta yang independen yang didirikan pada tahun 1973 oleh organisasi akuntansi profesional di sembilan negara dan direstrukturasi pada tahun 2001. IASB mewakili organisasi akuntansi dari sekitar 100 negara. Dengan sedemikian luasnya dasar dukungan ini, IASB merupakan kekuatan pendorong dalam penentuan standar akuntansi. Standar IASB sangat kompatibel dengan standar akuntansi yang berlaku di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan negara-negara lain yang menggunakan akuntansi Anglo Saxon. Standar Pelaporan Keuangan Internasional saat ini telah diterima secara luas di seluruh dunia. Sebagai contoh, standar-standar itu (1) digunakan oleh banyak negara sebagai dasar ketentuan akuntansi nasional; (2) digunakan sebagai acuan internasional di kebanyakan negara-negara industri utama dan negara-negara pasar berkembang yang membuat standarnya sendiri; (3) diterima oleh banyak bursa efek dan badan regulator yang memperbolehkan perusahaan asing atau domestik untuk menyampaikan laporan keuangan yang disusun menurut IFRS; dan (4) diakui oleh Komisi Eropa dan badan supranasional lainnya.
Kerangka Dasar IASB Disetujui oleh IASC pada April 1989 untuk dipublikasikan pada Juli 1989 dan kemudian diadopsi pada April 2001. Kerangka dasar ini merumuskan konsep yang mendasari penyusunan dan penyajian laporan keuangan untuk pengguna eksternal.
Kerangka dasar ini membahas:
(a) tujuan laporan keuangan;
(b) karakteristik kualitatif yang menetukan manfaat informasi dalam dalam laporan keuangan;
(c) definisi, pengakuan, dan pengukuran unsur yang membentuk laporan keuangan; dan
(d) konsep modal dan pemeliharaan modal.
Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan perubahan dalam posisi keuangan perusahaan yang bermanfaat untuk sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi. Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama (umum) sebagian besar pengguna. Namun laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pengguna untuk pengambilan keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh kejadian masa lalu dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan.
IASB memiliki 15 anggota Dewan masing-masingdengan satu suara. Mereka dipilih sebagai sekelompok ahli dengan pengalaman standar penetapan, penyusunan dan menggunakan account, dan karya akademis. Pada januari 2009, Pembina Yayasan menyimpulkan bagian pertama dari konstitusi Riview ke dua, mengumumkan pembentukan Dewan Pengawas dan perluasan IASB untuk 16 anggota dan memberi pertimbangan yang lebih dengan komposisi geografis IASB.

IFAC
IFAC merupakan organisasi tingkat dunia yang memiliki 159 organisasi anggota di 118 negara, yang mewakili lebih dari 2,5 juta orang akuntan. Didirikan pada tahun 1977, misi IFAC adalah “untuk mendukung perkembangan profesi akuntansi dengan harmonisasi standar sehingga akuntan dapat memberikan jasa berkualitas tinggi secara konsisten demi kepentingan umum.” Majelis IFAC yang bertemu 2,5 tahun, memiliki seorang perwakilan dari setiap organisasi anggota IFAC. Majelis ini memiliki suatu dewan, yang terdiri dari para individu yang berasal dari 18 negara yang dipilih untuk masa 2,5 tahun. Dewan ini, yang bertemu setiap 2x setahunnya, menetapkan kebijakan IFAC dan mengawasi operasinya.


Sumber :

Selasa, 03 Desember 2013

Tugas Softskill


Membuat gambar dari titik, garis lurus, dan garis gelombang :



1.

Saya membuat gambar smile dari bentuk titik. Saya ingin bisa selalu tersenyum atau menjadi alasan orang lain tersenyum.

 2.


Saya membuat gambar rumah dari bentuk garis. Saya ingin menjadi rumah untuk seseorang. Menjadi tempat tujuan terakhir seseorang, tempat tujuan ketika seseorang lelah atau dia tidak tau lagi ingin kemana, tempat seseorang kembali. Rumah tidak pernah pergi, dia selalu berdiri disana, pada akhirnya kita semua akan pulang ke rumah.

3.

Saya membuat gambar monitor jantung dari bentuk gelombang. Saya ingin tetap terus hidup, seberat apapun, sesakit apapun, sesusah apapun, sebuntu apapun, saya ingin jantung saya tetap berdetak. Ini bukan tentang saya, ini tentang mereka, saya ingin hidup untuk mereka, untuk terus bisa bersama mereka, orang-orang yang saya sayangi.

Rabu, 04 September 2013

Random Thought

Apa kalian semua sadar kalau setiap harinya kita dihadapkan dengan pilihan? Apa kalian sadar Tuhan selalu memberikan kita pilihan? Tuhan selalu menyuruh kita memilih? Dan Tuhan telah menyediakan sesuatu dibalik setiap pilihan yang akan kita buat?
Apa kalian semua sadar setiap harinya selalu ada yang berubah? Hal sekecil apapun itu? Sampai hal yang paling terpenting dalam hidup kita? Kenapa perasaan bisa berubah? Kenapa keadaan berubah? Kenapa manusia berubah? Apa kalian pernah ngajuin pertanyaan itu dalam kepala kalian?
Apa kalian semua sadar setiap ada masalah seringkali yang kita lakukan adalah mencari siapa yang salah? Sebenarnya dengan kita melakukan hal tersebut apa keadaan membaik? Apa ketika kita akhirnya menemukan subjek yang akan kita labeli “salah” masalah dengan sendirinya menghilang? Apa tujuan masalah untuk mencari siapa yang salah? Membuat orang berebutan berkata “saya yang salah” “dia yang salah” “kami yang salah” “kita yang salah” “mereka yang salah” Bukannya Tuhan mengijinkan masalah hadir untuk memberikan kita pelajaran baru?

Selasa, 03 September 2013

Bertahan - Menyerah

Segala hormat untuk semua orang yang memilih bertahan dan melupakan kata menyerah hari ini. Kita ga pernah tau kapan akhir akan datang, berjuanglah setiap hari teman. Berjuanglah untuk mimpi yang kalian punya, orang yang kalian sayang, orang-orang yang membutuhkan kalian, janji-janji yang kalian ucapkan yang menanti untuk ditepati, berjuanglah untuk orang tua kalian, berjuanglah untuk keinginan-keinginan kalian demi sesama, berjuanglah untuk kalian yang ingin mempertahankan milik kalian, berjuanglah untuk membuktikan kepada mereka yang meremehkan kalian, berjuanglah.. Berjuanglah untuk apapun yang baik. Agar kalian, kita, anda, saya, selalu punya alasan untuk bertahan. Bertahan untuk berjuang. Sebesar apapun keinginan untuk menyerah saat itu, saat ini, saat yang akan datang, ingatlah apa yang ingin kalian perjuangankan.

Teman, bertahan bukanlah hal yang mudah. Ketika kata bertahan keluar itu berarti kita sedang dikondisi yang membutuhkan kita untuk selalu kuat, dan kita, manusia, ga selalu kuat. Kita ini pada dasarnya manusia yang lemah. Makanya kata menyerah itu ada. Pilihan untuk menyerah selalu ada. Tapi akan ada saat, saat dimana kita harus memilih menyerah. Yaitu ketika perjuangan kita mulai menyakiti orang-orang sekitar kita, ketika mulai ada yang menangis melihat kita bertahan. Jangan, jangan berjuang tapi disana ada orang yang harus kita sakiti. Jangan, jangan bertahan apabila disana ada orang yang menangis. Karena perjuangan yang indah adalah perjuangan dengan alasan sebuah senyum, bukan senyum diwajah kita tapi orang-orang sekitar kita. Karena bertahan yang membahagiakan adalah bertahan untuk mereka orang-orang yang kita sayang, bukan untuk diri kita. Tau kenapa Mother Teresa bisa bertahan hidup sampai setua itu meskipun banyak hal-hal sulit yang dia alami? Tau kenapa ada beberapa orang di pemerintahan yang mengundurkan diri atau secara terpaksa diberhentikan padahal tugas utama dan terpenting mereka adalah memperjuangkan rakyat? Karena Mother Teresa bertahan setiap harinya demi orang-orang yang beliau rawat, demi misi kehidupan yang dia bawa dan ingin dia perjuangkan, melindungi orang-orang yang terbuang, memberi mereka makan dan rumah. Sedangkan orang-orang dari pemerintahan yang seharusnya mereka juga bisa terus bertahan malah mengundurkan diri atau diberhentikan, karena yang mereka perjuangkan pada akhirnya adalah kesenangan mereka, keinginan mereka, tujuan untuk individu-individu tertentu.

Kita semua percaya bukan? Kita semua percaya kalau Tuhan itu satu-satunya yang tau dengan sangat baik hati kita? sedalam-dalamnya hati kita? Dia tidak akan membiarkan kebaikan dalam hati kita mati atau kejahatan terus menguasi hati kita. Dia akan menuntun kita dengan cara-Nya.
Dan satu-satu-Nya cara agar kita tidak lepas dari tuntunan-Nya dan selalu bisa merasakan tuntunan-Nya adalah.. berdoa.
Mari kita semua membawa nama Tuhan kita dalam setiap pagi yang kita terima dan yang akan kita jalani sampai ke malam, minta Dia menjadi kekuatan kita untuk memperjuangkan hal yang ingin kita perjuangkan hari itu dan kekuatan untuk bertahan sampai hari esok.
Mari kita semua membawa nama Tuhan kita dalam setiap malam saat kita ingin beristirahat sebentar dari kehidupan kita, mengucap terimakasih untuk kekuatan yang membuat akhirnya kita memilih lagi dan lagi.. bertahan.

Tulisan ini bukan dibuat oleh orang yang rajin beribadah, selalu ingat berdoa, sempurna imannya, memiliki hati yang baik, memperjuangkan yang baik, bertahan untuk seluruh umat bumi. Saya sama seperti kalian, manusia yang setiap harinya berusaha untuk menjadi lebih baik namun kadang gagal, seorang anak muda yang sedang melewati proses-proses kehidupan seperti anak muda lainnya, seorang anak dari orang tua yang bermimpi kelak membuat mereka bangga sama seperti anak pada umumnya, seorang manusia biasa yang juga pernah/sedang/akan membuat kesalahan, seorang yang juga memiliki hal untuk diperjuangan, membuat ingin terus bertahan. Ga perlu bertahan selamanya, saya hanya berharap bisa bertahan sehari demi sehari. Kalau akan ada hari dimana saya memilih menyerah, kita memilih menyerah, yakinkan diri kita kalau kita sudah berusaha terlebih dulu. Jangan pernah menyentuh kata menyerah sebelum berjuang. Dan terkadang menyerah bukan akhir, dia hanya sebuah titik balik. Entah untuk titik balik apa, tapi Tuhan pasti akan menjawabnya, bukan saya, bukan kita.

Tulisan ini saya dedikasikan kepada mereka-mereka diluar sana yang mempunyai 9 alasan untuk menyerah, tapi pada akhirnya tetap memilih untuk menjalani satu hari lagi kehidupan mereka demi 1 alasan. Dan tulisan ini akan saya tutup dengan sebuah kalimat harapan yang saya berikan kepada teman saya yang berkata ia lelah hari ini.



"semoga kita berdua bisa ketemu sama hari yang namanya "besok" dan selalu bisa bertahan ngelaluin hari yang namanya "ini".."

Selasa, 18 Juni 2013

Yang Terlupakan

Sadar engga sih kalau dalam hidup kita itu kita punya seseorang atau beberapa orang yang hanya kita datangin atau hubungin disaat-saat susah kita? Disaat kita perlu bantuan atau pertolongan. Disaat kita udah ditinggal tidur duluan sama gebetan/orang yang kita suka/orang yang kita sayang/pacar/mantan dan kita belum ngantuk baru kita milih untuk ngechat orang itu. Disaat kita lagi ditinggal atau dicuekin karena kesibukan orang-orang terdekat kita baru ingat nama orang itu. Punya engga orang itu? Orang yang kita ajak pergi disaat semua orang yang sudah kita ajak terlebih dahulu menolak atau tidak bisa, orang yang dekat dengan kita saat kita sedang tersakiti oleh orang-orang terdekat kita, orang yang kita pilih hadir di waktu-waktu sisa kita.

Kaya gimana ya rasanya jadi dia? jadi orang itu.. Dia pasti senang, dia pasti senang saat kita menghubunginya. Dia pasti bersyukur karena bisa berguna untuk kita saat kita meminta pertolongan atau bantuannya. Dia akan membalas chat kita meskipun itu tengah malam atau besok paginya dia akan minta maaf karena sudah terlebih dahulu tidur saat chat kita masuk ke handphonenya. Dia pasti tersenyum saat kita mengajaknya pergi bermain. Dia pasti tahu kalau kita sedang ada masalah dengan tingkah kita saat bersamanya dan dia akan berusaha untuk menghibur kita atau membuat kita melupakan masalah kita sesaat dengan caranya yang kadang tidak kita sadari. Dia akan selalu ada disana disaat kita memintanya untuk menemani kita. Dia tidak pernah menuntut jumlah waktu kepada kita, dia menikmati waktu yang kita sisakan kepada mereka, ya sisa..

Mereka engga pernah membenci kita saat kita jauh dari mereka. Mereka engga memusuhi kita saat kita melupakan mereka. Mereka engga menjelekan kita saat kita tertawa bersama orang lain. Mereka engga meminta balas saat kita pergi setelah mendapat bantuan mereka. Engga, mereka engga melakukan semua itu. Tapi ada satu hal yang selalu mereka lakukan, menunggu kita.. berdiri disana, di tempat kita selalu bisa menemukan dia. Ada disana..

Menanti kita untuk mengajaknya saat kita tertawa, menanti kita untuk menghubunginya disela kegiatan yang menyibukan kita, menanti kita mengundangnya dalam momen kebahagiaan kita, menanti kita untuk menjadikan dia orang pertama yang kita ajak pergi kesuatu tempat, menanti kita untuk memintanya berada bersama kita dan mendengar cerita-cerita menyenangkan yang kita punya. Menanti kita untuk kembali mengingatnya..

Dan setelah kita kembali mengingatnya, anda tahu apa yang akan dia lakukan? Dia akan kembali melakukan tugasnya seperti di paragraf kedua.

Meskipun kita hadir dalam kesedihan kepadanya dan sebenarnya itu juga membuatnya sedih tapi dia bersyukur kita memilihnya untuk membiarkan dia menghibur kita, memilih dia untuk mengisi waktu atau hari kita yang sedang membosankan. Memilih bersama dia saat tidak ada yang bisa menemani kita. Dan jangan lupa, dia juga ikut tersenyum saat melihat kita tersenyum.. meskipun saat itu kita lupa untuk memilihnya menjadi salah satu yang mengetahui alasan atau sebab senyuman itu hadir.

Simple.. tulisan ini saya buat untuk mengingatkan kita semua, saya juga anda, kalau ada saat dimana angka dua juga ingin menjadi angka satu. Kalau ada saat seseorang atau beberapa orang dalam kehidupan kita ingin hadir bukan sebagai "pemain cadangan" melainkan masuk dalam "tim utama".

Minggu, 16 Juni 2013

Life

Have you ever had a problem that keeps coming back to your life? I think we all have. At the beginning, I did not know why a problem should happen over and over again in someone’s life, but now I start to understand.

Whenever we are unable to solve a problem that comes in our lives and take the lessons we should learn out of it, the problem will keep coming back. Not to mention, when it comes back, the “size” would be much bigger than before. The problem will keep coming back because it forces us to learn the lessons it brings. For example, if we fail a course and did not learn the lesson on why we failed the course in school, someday we might fail on another course, big time.

Sometimes some of us decide to run from a problem, instead of solving it. But, would not it make things even worse? I can not imagine having the same problem coming into my life twice, let alone a bigger one. Most of the time, we can run but we cannot hide, because problems come to our lives to be solved. Problems come to our lives to teach us a lesson. They might be our “teachers”. Yet, what’s the point of attending a course if we do not learn from it? The difference it, this “course” comes in our lives voluntarily yet it must be attended and completed well, unless we would like to retake the course over and over again in the future (which would not be pretty, really). 

I have problems in my life. I am sure most of you too. The question is: are we ready to learn the lessons? Even better off, are we ready to share the lessons learned?

A lot of things happened, and all of them left a great impact in my life. I turned 22, I used to think that being a grown up is sad. I am a person who believes that being a child is somehow magical, and childhood is the best stage in our lives. Last year, I experienced some things that anyone would never experience. The good and the bad ones. I have learned a lot more about life now, about love, about relationship with others, about friendship, about relationship to myself, and even about relationship to God.

I learned so much. But sometimes, when it’s too much, you can’t handle it, because the cup is full and it can’t contain. Yet, I have always needed someone who could contain me. Ever since that day, I have changed, into something I don’t know yet exactly. And I am not really happy about that.

I now rarely use my feelings. Using my brain and mind would be enough, using my logical intelligence would be enough, using the rules would be enough. I keep my feelings somewhere else, for it to be safe, for it to be untouchable. I don’t know when I would want to open the treasure chest again. Because something in it is broken, and I desperately need a glue, or an ICU to make it fixed, to make it healed.

People acts as if they understand me, but they just dont. Because things like these dont happen in everyone's life. To be honest, I feel lonely. Really. I befriends with the musics and movies, blog and books, I don’t interact with human beings well. I do interact with them, but sometimes, my smiles are fake, my laughs are weird. I was never really, “happy”. 

I am trying to steal my old-self back, from something I don’t really know what. Well, we all have to admit that change is the only constant thing in this world. People told me that “change is good”, I don’t feel the same.

Lucky me that God is testing my strength, and I hope that what He does will make me strong gradually. Now you know my life is not perfect. I am just a human, like you. I am trying to make a difference, I am trying to make a betterment, in myself, in my surroundings, in my world. I want to be inspired, and I want to inspire others. I want to be seen as a strong, wonder girl. I want to have an impact in the society, no matter how small it is.

I magically believe that God has a great reason of why this is happening, and God has a cool plan for me. Let God writes the story, I think God is much better in us in terms of everything, including writing. And God writes real things, and I have to adapt with that.

Now I am trying to change, to become a better person, to be happier.. I now want to give and do things instead of wanting things. These are my dreams, for my 22.

-A
 

(c)2009 Dian Mahardika. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger