Pages

Senin, 07 Mei 2012

Hukum Dagang (KUHD)

Hubungan Hukum Perdata dengan Hukum Dagang
Hukum dagang sejatinya adalah hukum perikatan yang timbul dari lapangan perusahaan. Istilah perdagangan memiliki akar kata dagang. Hukum perdata adalah hukum yang mengatur hubungan antara perseorangan yang lain dalam segala usahanya untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu bidang dari hukum perdata adalah hukum perikatan. Perikatan adalah suatu perbuatan hukum yang terletak dalam bidang hukum harta kekayaan, antara dua pihak yang masing-masing berdiri sendiri, yang menyebabkan pihak yang satu mempunyai hak atas sesuatu prestasi terhadap pihak yang lain, sementara pihak yang lain berkewajiban memenuhi prestasi tersebut.
Apabila dirunut, perikatan dapat terjadi dari perjanjian atau undang-undang (Pasal 1233 KUH Perdata). Hukum dagang sejatinya terletak dalam hukum perikatan, yang khusus timbul dari lapangan perusahaan. Perikatan dalam ruang lingkup ini ada yang bersumber dari perjanjian dan dapat juga bersumber dari undang-undang.
Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa hukum dagang adalah hukum perikatan yang timbul khusus dari lapangan perusahaan. Hukum perdata diatur dalam KUH Perdata dan Hukum Dagang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD). Kesimpulan ini sekaligus menunjukkan bagaimana hubungan antara hukum dagang dan hukum perdata. Hukum perdata merupakan hukum umum (lex generalis) dan hukum dagang merupakan hukum khusus (lex specialis).
Berlakunya Hukum Dagang
KUH Perdata dan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang diberlakukan di Hindia Belanda (Indonesia) berdasarkan asas konkordansi. Asas Konkordansi menyatakan bahwa hukum yang berlaku di Belanda, berlaku juga  di Hindia Belanda atas dasar asas unifikasi. Wetbook van Koophandel disahkan oleh Pemerintah Belanda dan mulai berlaku pada tanggal 1 Oktober 1838. Berdasarkan asas konkordansi, diberlakukan di Hindia Belanda berdasarkan Staatblaad 1847 No. 23 yang mulai berlaku pada tanggal 1 mei 1848.
Hubungan Pengusaha dan Pembantunya
Didalam menjalankan kegiatan suatu perusahaan yang dipimpin oleh seorang pengusaha tidak mungkin melakukan usahanya seorang diri, apalagi jika perusahaan tersebut dalam skala besar. Oleh karena itu diperlukan bantuan orang/pihak lain untuk membantu melakukan kegiatan-kegiatan usaha tersebut.
Pembantu-pembantu dalam perusahaan dapat dibagi menjadi 2 fungsi :
1. Membantu didalam perusahaan
2. Membantu diluar perusahaan
Pengusaha dan Kewajibannya
Menurut undang-undang, ada dua macam kewajiban pengusaha:
1.Membuat pembukuan.
Mewajibkan setiap orang yang menjalankan perusahaan supaya membuat catatan atau pembukuan mengenai kekayaan dan semua hal yang berkaitan dengan perusahaan agar dapat diketahui hak dan kewajiban para pihak.
2. Mendaftarkan perusahaannya.
Setiap orang atau badan yang menjalankan perusahaan menurut hukum wajib melakukan pendaftaran tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan usahanya.
Bentuk-bentuk Badan Usaha
Bentuk Yuridis Perusahaan
Ø Perusahaan Perseorangan
Ø Firma
Ø Persekutuan Komanditer
Ø Perseroan terbatas ( PT )
Ø BUMN
Ø Koperasi
Perseroan Terbatas
Adalah suatu persekutuan yang memperoleh modal dengan menggunakan sero/saham , di mana setiap dapat memiliki satu atau lebih saham, serta bertanggung jawab sebesar modal yang di serah kan .
namun ada 3 badan yang menentukan kelangsungan perusahaan: PT . RUPS, Direksi, Dewan komisaris pemegang saham.
Koperasi
Adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi.
Yayasan
Adalah suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang ditentukan dalam undang-undang.
Badan Usaha Milik Negara
Digolongkan menjadi 3 jenis yaitu :
1.Perusahaan Jawatan (Perjan)
Perusahaan ini bertujuan pelayanan kepada masyarakat dan bukan mencari keuntungan.
2.Perusahaan Umum (Perum)
Perusahan ini seluruh modalnya diperoleh dari negara. Perum bertujuan untuk melayani masyarakat dan mencari keuntungan.
3. Perusahaan Perseroan (Persero)
Perusahaan ini modalnya terdiri atas saham-saham.  Sebagian sahamnya dimiliki oleh negara dan sebagian lagi dimilik oleh pihak swasta.


source

Kamis, 26 April 2012

Hukum Perjanjian


Menurut Mariam Darus, standar kontrak terbagi 2 yaitu umum dan khusus:
→Kontrak standar umum artinya kontrak yang isinya telah disiapkan lebih dahulu oleh kreditur dan disodorkan kepada debitur.
→Kontrak standar khusus, artinya kontrak standar yang ditetapkan pemerintah baik adanya dan berlakunya untuk para pihak ditetapkan sepihak oleh pemerintah.

Macam-macam Perjanjian

→Perjanjian dengan cuma-cuma dan perjanjian dengan beban
Perjanjian dengan cuma-cuma ialah suatu perjanjian dimana pihak yang satu memberikan suatu keuntungan kepada yang lain tanpa menerima suatu manfaat bagi dirinya sendiri. (Pasal 1314 ayat (2) KUHPerdata).
Perjanjian dengan beban ialah suatu perjanjian dimana salah satu pihak memberikan suatu keuntungan kepada pihak lain dengan menerima suatu manfaat bagi dirinya sendiri.
→Perjanjian sepihak dan perjanjian timbal balik
Perjanjian sepihak adalah suatu perjanjian dimana hanya terdapat kewajiban pada salah satu pihak saja.
Perjanjian timbal balik ialah suatu perjanjian yang memberi kewajiban dan hak kepada kedua belah pihak.
→Perjanjian konsensuil, formal dan, riil
Perjanjian konsensuil ialah perjanjian dianggap sah apabila ada kata sepakat antara kedua belah pihak yang mengadakan perjanjian tersebut.
Perjanjian formil ialah perjanjian yang harus dilakukan dengan suatu bentuk teryentu, yaitu dengan cara tertulis.
Perjanjian riil ialah suatu perjanjian dimana selain diperlukan adanya kata sepakat, harus diserahkan.
→Perjanjian bernama, tidak bernama dan, campuran
Perjanjian bernama adalah suatu perjanjian dimana Undang Undang telah mengaturnya dengan kententuan-ketentuan khusus yaitu dalam Bab V sampai bab XIII KUHPerdata ditambah titel VIIA.
Perjanjian tidak bernama ialah perjanjian yang tidak diatur secara khusus.
Perjanjian campuran ialah perjanjian yang mengandung berbagai perjanjian yang sulit dikualifikasikan.

Syarat Sah-nya Perjanjian

Suatu kontrak dianggap sah (legal) dan mengikat, maka perjanjian tersebut harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Menurut ketentuan pasal 1320 KUHP Perdata, ada 4 syarat yang harus dipenuhi untuk sahnya suatu perjanjian, yaitu :
→Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya
Syarat pertama merupakan awal dari terbentuknya perjanjian, yaitu adanya kesepakatan antara para pihak tentang isi perjanjian yang akan mereka laksanakan.
→Kecakapan untuk membuat suatu perikatan
Pada saat penyusunan kontrak, para pihak khususnya manusia secara hukum telah dewasa atau cakap berbuat atau belum dewasa tetapi ada walinya.
→Mengenai suatu hal tertentu
Secara yuridis suatu perjanjian harus mengenai hal tertentu yang telah disetujui. 
→Suatu sebab yang halal
Setiap perjanjian yang dibuat para pihak tidak boleh bertentangan dengan undang-undang, ketertiban umum, dan kesusilaan.

Saat Lahirnya Perjanjian

Berdasarkan Pasal 1320 jo 1338 ayat (1) BW/KUHPerdata dikenal adanya asas konsensual, yang dimaksud adalah bahwa perjanjian/kontrak lahir pada saat terjadinya konsensus/sepakat dari para pihak pembuat kontrak terhadap obyek yang diperjanjikan.
Pada umumnya perjanjian yang diatur dalam BW bersifat konsensual. Sedang yang dimaksud konsensus/sepakat adalah pertemuan kehendak atau persesuaian kehendak antara para pihak di dalam kontrak. Seorang dikatakan memberikan persetujuannya/kesepakatannya (toestemming), jika ia memang menghendaki apa yang disepakati.
Mariam Darus Badrulzaman melukiskan pengertian sepakat sebagai pernyataan kehendak yang disetujui (overeenstemende wilsverklaring) antar pihak-pihak. Pernyataan pihak yang menawarkan dinamakan tawaran (offerte). Pernyataan pihak yang menerima penawaran dinamakan akseptasi (acceptatie).
Jadi pertemuan kehendak dari pihak yang menawarkan dan kehendak dari pihak yang akeptasi itulah yang disebut sepakat dan itu yang menimbulkan/melahirkan kontrak/perjanjian.

Pembatalan dan Pelaksanaan Suatu Perjanjian

→Pembatalan Perjanjian
Suatu perjanjian dapat dibatalkan oleh salah satu pihak yang membuat perjanjian. perjanjian yang dibatalkan oleh salah satu pihak biasanya terjadi karena:
1. Adanya suatu pelanggaran dan pelanggaran tersebut tidak diperbaiki dalam jangka waktu yang ditentukan atau tidak dapat diperbaiki.
2. Pihak pertama melihat adanya kemungkinan pihak kedua mengalami kebangkrutan atau secara financial tidak dapat memenuhi kewajibannya.
3. Terkait resolusi atau perintah pengadilan
4. Terlibat Hukum
5. Tidak lagi memiliki lisensi, kecakapan, atau wewenang dalam melaksanakan perjanjian
→Pelaksanaan Perjanjian
Pelaksanaan perjanjian ialah pemenuhan hak dan kewajiban yang telah diperjanjikan oleh pihak-pihak supaya perjanjian itu mencapai tujuannya. Jadi perjanjian itu mempunyai kekuatan mengikat dan memaksa. Perjanjian yang telah dibuat secara sah mengikat pihak-pihak, perjanjian tersebut tidak boleh diatur atau dibatalkan secara sepihak saja.







source

Minggu, 22 April 2012

Tentang Mereka (1)


akhir-akhir ini gue lagi ngerasa aneh sama beberapa temen dekat gue dikampus. okeh bukan sekedar teman dekat. gue biasa manggil mereka sahabat. iya sahabat.
berawal dari kedekatan kita dikelas satu. ga dekat-dekat juga sih mungkin karena sering jalan bareng. atau mungkin emang dekat.
atau mungkin juga sebuah takdir.
kalau diinget-inget lagi. kita semua sama-sama duduk dibarisan sebelah kiri dari depan meja dosen di hari pertama masuk kuliah. mungkin itu sebuah kebetulan atau mungkin emang itu salah satu bagian pembuka cerita kebersamaan kami di dalam Buku Rencana Tuhan.
well.. 1 tahun 6 bulan berlalu..
kita berpisah. berpisah kelas.
kelas dua.. teman baru. kelas baru. dosen baru. mungkin juga sahabat baru.
ga ada lagi wanita penghuni bangku belakang.
ga ada lagi pemandangan punggung pria-pria menyebalkan itu.
semuanya sudah dipersiapkan. mulai dari rasa kehilangan sampai tanpa rasa. yah bersiap untuk hal terburuk. seseorang yang dulu pernah dekat dengan kita bisa menjadi seseorang yang asing ketika waktu dan jarak mulai mengambil alih.
namun 6 bulan kita berjalan lancar. sangat lancar malah menurut gue. banyak hal terjadi di 6 bulan pertama perpisahan 1 ruang kita. banyak!
bukan berarti ketika kelas 1 sedikit hal yang terjadi. tapi karena masih bersatu dalam dinding kelas yang sama kita menganggapnya sebagai sesuatu yang kecil dan biasa, namun ketika perpisahan itu datang ketika kita bisa berkumpul bersama, membuat kenangan baru, berbagi tawa, tangis, cerita, itu menjadi sesuatu hal yang besar. indah. mungkin itu kata yang pas. yang pas untuk gue rasain. entah dengan mereka.
puncak, barbeque, pulang malam, nonton bola, kunjungan kerumah, pertemuan seminggu sekali, ulang tahun, blok S, mie ayam gunung mas, wedang, DPR, gajebo, pecel ayam kampus G, nastel, …
gue suka! gue suka semua yang terjadi di 6 bulan pertama kita berpisah. rasa sayang sekedar teman sekelas telah berubah menjadi rasa sayang tak ingin berakhir..
lembar yang baru
kurang lebih sekitar 2 bulan yang lalu 6 bulan kedua perpisahan kita dimulai.
gue pikir 6 bulan ini akan lebih baik lagi. lebih seruuuuuuuuuuuuuu bahasa anak sekarang bilang. iya gue pikir.
when people use 'i though', there's something wrong with the fact.
kita mengalami kemunduran.
inilah 6 bulan kedua kita. aku dan mereka.

minggu pertama.
hari senin. satu yang gue ingat tentang hari ini yaitu 2 jam yang gue habiskan bersama Alfian di DPR. rencana awal dia ngantar gue sampai stasiun. pas udah nyampai stasiun, sepertu biasa, Alfian selalu bisa baca gerak-gerik, tingkah laku, bahkan kadang pikiran atau perasaan gue. saat itu suasana hati dan keadaan gue emang lagi butuh seseorang untuk berbagi.
entah perbincangan atau pertengkaran macam apa yang terjadi waktu itu. lupa. yang gue ingat motor beat hitam balik lagi ke kampus. masih dengan 2 orang yang sama. ga berkurang satu.
seharusnya Alfian lagi main pees sama Aldi dan Sule. mereka janji untuk main. tapi dia tetap disana. duduk disamping gue. dengan tahu jeletot ditangan. ketawanya yang kencang. perbincangan-perbincangan dari yang topik paling bermutu sampai ga bermutu. dari hal yang seharusnya ga dibahas jadi dibahas. hari itu, rasa sayang terhadap sahabat ini bertambah ke dia. “i love you pipi, dokter cintakuh, and my best guyfriend!” kalo ga salah itu isi sms yang gue kirim ke dia malamnya. yah. my best guyfriend.

hari rabu. pagi dimana gue minta berangkat bareng Aldi dari stasiun pocin. karena jadwal masuk kita yang kebetulan sama.
dia telat bangun. bukan hal aneh yang patut dikagetkan. dia nyuruh gue untuk duluan. bukannya nurut sifat ngeyel gue milih untuk tetap nungguin dia. ditempat biasa gue selalu nunggu dia.
gue rasa cuma itu satu-satunya cara bikin dia kapok bangun siang. kalo lagi-lagi setiap kesiangan dia nyuruh gue untuk jalan duluan dia bakal tetap begitu terus. kalo gue nunggu dia setidaknya dia bakal mikir gara-gara dia bangun siang satu orang juga ikutan telat. dan dia jadi lebih telat lagi karena harus belok ke Pocin. ga boleh. tekad gue udah bulat pagi itu. gue gamau punya supir seorang kebo. dia harus dikasih pelajaran.
pintu keluar utama UI ditutup karena ada acara yang-entah-apa. yang mengakibatkan gue dan Aldi harus putar jalan yang benar muter-muter.
pelajaran untuk Aldi benar-benar datang. pelajaran untuk ga lagi-lagi ngangkut gue dari Pocin.
sepanjang perjalanan apa lagi yang terjadi kalo ga adu bacot dan saling menyalahkan. satu lagi hal menyebalkan datang. gue harus melanjutkan perjalanan ke kampus dengan naik angkot karena ternyata jalan putar yang dilaluin ada polisinya. dia nuruninin yang sampai sekarang gue sebut tempat antah-berantah.
..arti mommy call..
lo dimana? he? jadi lo ninggalin gue???
KAN TADI ELO YANG NYURUH GUE NAEK ANGKOT SETAN!
tadinya itu benar-benar bakal keluar dari mulut andaikan kondisi angkot yang gue tumpangin sepi. tapi demi pencitraan sebagai cewek manis dikhayalak orang banyak yang keluar akhirnya “kan tadi kata lu gue naik angkot aja hehe
sampai dikampus dia dan motornya lewat menuju parkiran. andaikan ga ingat hp cuma satu ditangan dan kondisi keuangan yang gakan memungkinkan beli hp baru, pasti dengan senang hati nokia 6300 melayang ke helm-nya. apa daya..
gue memutuskan untuk mengkespresikan emosi dengan ngegerakin tangan seolah-olah mau mukul orang ke arah dia dan motornya lagi jalan. ada satu yang lupa. saat itu posisi gue lagi berjalan ngelewatin deretan cowok-cowok yang duduk didepan gedung. emosi terlampiaskan malupun didapat.
1 cerita lagi bertambah dengannya hari itu. si sahabat oon merangkap supir kebo. dan sekarang menjadi sebuah kenangan yang memunculkan senyuman kecil ketika diingat kembali.
dua hal itu yang berkesan dan selalu teringat sama gue sampai sekarang dari minggu pertama.

minggu kedua.
hari senin. surprise party untuk Alfian. ga bisa dibilang party juga sih sebenarnya. mungkin lebih tepatnya surprise gift.
gue senang. semua rencana berjalan lancar. kado tersampaikan dengan selamat ditangan Alfian tanpa cacat terlebih dahulu ditangan gue yang kalo kata Aldi si destroyer. dia benar-benar ga menduga akan apa yang kita lakuin ke dia hari itu.
dua hari sebelumnya kita juga bikin hal yang sama ke Tiwi. kita datang ke rumahnya pas hari ulang tahunnya sabtu.
minggu kedua cuma itu yang berkesan menurut gue. ulang tahun kedua sahabat gue. mereka sekarang jadi sahabat sebaya untuk gue. senang. jelas. ga lama disusul oleh Fandy tanggal 11. bulan maret jadi bulan penuh kesenangan untuk gue. saat itu gue berpikir seperti itu.

minggu ketiga.
rabu. Aldi dan Alfian manggung. Mira ga bisa ikutan nonton karena dia pulang kuliah awal dan dia ga ada teman untuk nungguin sampai jam 4. sebentar. gue baru ingat. ada hal lucu yang terjadi dihari ini. pagi harinya. engga-engga. tepatnya subuh harinya. Aldi sms gue sekitar jam 5. entah kurang atau lebih atau tepat. tapi gue yakin dengan jelas itu subuh.
mungkin bagi mereka yang ga kenal Aldi bakal nanya “apa yang wow dari Aldi sms jam 5 subuh?”
tapi beda cerita bagi orang-orang yang pernah nelpon, bangunin, sms, dia jam segitu dan baru dapet tanggepan jam 7 pagi. lewat bahkan.
di salah satu smsnya dia dengan bangga pamer “hahahah iya dong im not kebo anymore.. :p ternyata enak juga yah bangun pagi. okeh liat besok!” satu lagi yang akhirnya baru gue ingat. iya. dia nantangin mau ngebuktiin kalo dia bisa bangun pagi terus-terusan.
kenyataan selalu ga sejalan sama apa yang diketik.
kembali ke rabu siangnya. singkat cerita. mereka batal manggung. salah tanggal. gue ngetawain. photo studio. gue nungguin mereka. jam6. pulang. makan. dan seperti biasa. Alfian. dia selalu memastikan gue sampai dengan selamat di depan pagar.
ada satu hal yang selalu gue ingat saat gue bersama mereka dan 2 personil bandnya hari itu. ketika salah satu dari 2 itu yang bernama Praday nanya tentang Mira. dia lagi nyari cewek. dan gue lupa kenapa saat itu tiba-tiba dia bisa nanya Mira. Aldi dan Alfian pun beraksi. “cantik, baik, putih, blablabla” gue ga ingat pasti terusannya dan penjelasan lainnya yang mereka kasih tentang Mira. semuanya bagus. cuma itu yang gue ingat pasti.
saat itu dikepala gue muncul adegan ketika gue dan Mira sibuk dengan pertanyaan apa kelebihan kita. well Mira my best friend in crime, u have got it.
andaikan saat itu waktu mutar lambat pasti akan keliatan kalau gue ngeliatain mata Aldi dan Alfian dalam-dalam sambil ngajuin sebuah pertanyaan “kalau yang mereka tanya gue apa lo berdua juga bakal jawab kaya gini” dalam hati.

minggu keempat.
gue lupa apa aja yang terjadi diminggu keempat ini bersama mereka. mungkin ga ada kejadian. iya seperti begitu.

minggu kelima.
minggu awal kesedihan. gatau kenapa gue ngetik gitu. rasanya benar diminggu ini air mata gue kekuras karena mereka. ga kekuras juga. itu berlebihan. tapi mungkin benar.
hari selasa. pulang kuliah lebih awal. pagi malah menurut jam gue. setdua.
ga tau harus kemana. hari itu ga ada jadwal untuk main bersama teman sekelas. mereka semua pulang.
gue ngeliat Alfian lewat naik motor. setidaknya itu tanda kalau dia lagi ga ada kelas. dan tanda lagi kalau dia lagi ada urusan ke suatu tempat.
nelpon sambil berharap semoga aja dia mau balik arah dan nemenin gue sampai mood untuk pulang ke rumah muncul.
gue lagi mau ke kostan Hadi
oh yaudah.. hati-hati
dibalik kata gapapa ada apa-apa. dibalik kata yaudah ada kekecewaan.
memutuskan untuk tetap dikampus tanpa rencana apa yang harus dilakukan dan teman. penyelamat datang. sms tagihan bayar pulsa mengakhiri kesepian gue. punya beberapa teman menunggu. kelas 233. kalau ga salah. sambil nunggu sore gue smsan sama Tiwi.
sekedar info. gue dan Tiwi ga pernah absen smsan. hampir setiap hari.
hampir berarti pernah absen deh. dan dalam sehari hampir seharian. kalau lagi asik. dan ada pembahasan bagus. jadi ingat sebelum hari selasa ini ada pembahasan seru yang terjadi antara gue dan Tiwi.
biasanya isi sms gue dengan Tiwi ga jauh dari aksi pamer-pameran. cerita kejadian yang baru aja terjadi. contohnya gue yang langsung sms dia ketika pulpen gue jatuh dan nyadarin gue dari aksi tidur dengan gaya fokus merhatiin dosen. atau ketika dosen TEKO nyuruh gue ngerjain soal yang hampir satu kelas ga ngerti. atau contoh dari Tiwi sms gue dengan bangganya setelah berhasil merasakan untuk pertama kalinya buang hajat di kamar mandi kampus. sms dia pamer lagi duduk dipaling depan.
mulai dari hal kecil ke besar. ga penting ke ga penting banget. selalu kita bagi lewat sms.
sabtu ketika praktek gue bawa kabar ke Tiwi kalau pacar kesayangannya dapat max.
dia bawa kabar kalau duo oonnya mau dikeluarin dari kelompok belajarnya karena jarang masuk.
lo bilang dong wi ke mereka, sahabat gue itu musisi men
mendadak sedikit emosi kepancing. naluri gue sebagai kakak tertua yang ingin melindungi ade-adenya keluar seketika tanpa diundang. sial.
seninnya Tiwi lagi-lagi bawa kabar mengejutkan. Aldi bolos. padahal setau gue hari itu mereka kuis. Tiwi ga tau kenapa. gue lebih gatau lagi.
ada hal lucu lagi pas hari senin itu. hari dimana Aldi bolos. keluar dari mesjid gue dan Tiwi ketemu sama salah satu sohibnya Aldi dikelas. Ryan. disitu kita intograsi dia. dia cuma bilang
tadi gue sms Aldi nanya dosen udah masuk belum eh dia bales dia ga masuk”.
setelahnya terjadi perbincangan kecil yang selalu bikin gue nyengir kecil tiap ngingat.
sebentar gue lupa si Ryan manggil Aldi apa.
Aldi/Kemal emang kenapa sih dia jarang masuk?
dia itu musisi men” gue dan Tiwi.
ga lupa ketawanya habis selesai ngucapin kalimat itu.
iya. aneh. ga tau. jangan tanya. gue sama Tiwi emang selalu ketawa tiap ngucapin kalimat itu. bukan ketawa ngeledekin Aldi tapi ada kesenangan tersendiri ketika ngucapin itu ke orang. Gue dan Tiwi ngakak.
malamnya gue dan Tiwi lanjut sms lapor-laporan. Gue lapor baru aja sms Aldi dan balesanya “gapapa ko dika”. lupa. waktu itu smsnya pake emot smile atau ga.
Tiwi juga dapat jawaban serupa via bm. akhirnya disms gue sama dia maen tebak-tebak buah manggis dan salah-salahan.
gara-gara lo wi! baweeel.. segala sih ngadu-ngadu ke dia kalau dia mau dikeluarin dari kelompoknya jadi terpuruk kan dia.
masa cuma gitu doang sih
setelah smsan berkali-kali pembagian tugas terjadi. gue sms Aldi lagi untuk ngingetin dia besok masuk dan rajin kuliah. Tiwi ingatin tugas via bm.
sebelum tidur gue baca lagi isi inbox. nemuin hari itu hampir semuanya penuh oleh Tiwi. dan malam itu gue tidur dengan senyum.

kembali ke hari selasa. mengingat gue belum dapat penjelasan yang masuk di akal atas kebolosan Aldi di hari senin dan sifat kepo gue yang tak terelakan maka gue memutuskan untuk menetap sampai jam set6 dikampus. nunggu Aldi pulang. nebeng.
ketika gue minta nebeng ke salah satu dari mereka itu bukan sekedar permintaan antar atau sesuatu hal yang gue lakuin untuk menguntungkan kondisi kantong. bukan. bukan hanya untuk itu. ada sebuah keinginan kebersamaan disana. menghabiskan waktu bersama. mengecek keadaan. bertukar cerita. meskipun sebentar dan dalam hitungan menit. tapi cuma dengan cara itu gue bisa nanya kabar mereka atau ngejaga hubungan agar tetap terasa dekat.
baru-baru ini Alfian ngasih tau gue sesuatu.
"sebenarnya waktu gue nganterin lo pulang itu bukan cuma ngenterin tapi ada maksudnya" gue langsung jawab "iya Alfian gue tau ko"
karena begitu juga gue ketika sms lo dan Aldi dengan permohonan "nebeng yah". itu tanda kangen. tanda sebuah permohonan cerita baru antar sahabat." sambung gue dalam hati. bukan cuma ke Aldi Alfian. gue juga ngelakuin hal itu ke Mira ketika gue minta pulang bareng. juga ke yang lainnya.

gue emang berniat minta dianter pulang sama dia sampai Citayam. waktu itu alesan gue ga punya ongkos. tepatnya gamau ngeluarin duit untuk ongkos. but it's a little lie. bukan soal ongkos gue nebeng ke dia. bukan karena ga mau ngeluarin duit sebesar 10500 gue sampai mau nunggu 3jam.
pertanyaan kenapa dia senin ga masuk. gimana rasanya satu panggung sm GBS. gimana bisa kenal sama Ratu Dewi. gimana perasaan dapat kabar mau dikeluarain sama si Toni Toni itu. itu yang bikin gue bertahan nunggu 3jam.
kesalahan terjadi. sebelum mengajukan permintaan nebeng satu pertanyaan penting terlupakan. apakah hari itu dia ada latihan band.
band adalah prioritas utama dalam kehidupannya.
"yaudah turunin gue aja Di kalau emang bener-bener gabisa. gapapa ko" kalimat itu keluar dari mulut gue.
setelah sebelumnya triak-triak ngancem nangis kalau dia nurunin.
tapi ternyata itu bukan ancaman semata. tanpa sadar gue ngelakuinnya. diam-diam. tanpa sepengetahuan si orang yang saat itu cuma berjarak beberapa cm didepan gue.
ketika akhirnya gue turun dan ga lagi dalam posisi duduk. ketika tos-an perpisahan selesai. ketika ngebalik badan. ketika dengan reflek tangan naikin posisi masker sedikit keatas berhenti pas dibawah mata. ketika air itu turun. gue sadar. Aldi.. ini kedua kalinya.
itu jadi kedua kalinya Aldi bikin gue nangis.

sabtu. hari seharusnya gue ga boleh nangis. tapi senang. atau setidaknya pamer senyum yang suka nongolin gigi.
kenyataan lagi-lagi milih untuk berkata lain.
hari itu hari surprise gift untuk Fandy. kita semua ke rumah fandy. except Edy dan Tiwi. berarti ga semuanya.
hari itu juga jadi hari yang benar-benar menyedihkan untuk gue. sepanjang perjalanan pulang dari rumah Fandy gue ga brenti-brentinya nangis dibalik masker dan helm yang nutupin penuh muka gue malam itu. sayangnya ga ada satupun dari mereka yang sadar. kalau gue lagi butuh seorang sahabat berbagi.
itu untuk pertama kalinya gue ngerasain apa yang dibilang orang “rasanya tuh sakit banget ketika sahabat lo ketawa sedangkan lo lagi nangis.
bukan sweater Aldi ataupun Sule yang nganter gue pulang yang gue butuhin malam itu. dinginnya malam ga sebanding sama dinginnya didalam. gue butuh sahabat untuk berbagi. bukan Sule yang jujur, sampai detik ini gue masih ngerasa asing setelah kepergiannya 3 bulan sebelumnya.


continue


 

(c)2009 Dian Mahardika Made. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger