Jumat, 04 Februari 2011

Proses Pembelian

Proses Pembelian

Ø Menganalisis keinginan dan kebutuhan
Dalam proses pembelian pertama-tama yang harus kita lakukan tentu menganalisis apa yang kita inginkan atau apa yang kita butuhkan. Want and need. Keinginan dan kebutuhan adalah dua hal berbeda. Keinginan lebih kepada hasrat akan sesuatu sedangkan kebutuhan lebih kepada sesuatu yang harus segera dipenuhi.
Contoh: Barry sedang berada di Gramedia. Ia ingin sekali membeli novel Danielle Steel yang terbaru. Ia juga ingin membeli buku Dasar-Dasar Pemasaran untuk bahan pembuatan tugas makalah yang diberikan dosennya. Berhubung uang yang Barry punya hanya cukup untuk membeli satu buku Ia memilih untuk membeli buku Dasar-Dasar Pemasaran ketimbang membeli novel pengarang favoritnya Danielle Steel. Hal itu dikarenakan Barry butuh buku Dasar-Dasar Pemasaran itu untuk mengerjakan tugas kuliahnya, sedangkan novel apabila Ia tidak membelinya tidak ada dampak masalah untuknya lain halnya dengan buku Dasar-Dasar Pemasaran karna tanpa itu Barry tidak bisa mengerjakan tugas kuliahnya. Seorang konsumen harus lebih memprioritaskan apa yang lebih Ia butuhkan sekarang dan apa yang bisa ditunda atau tidak terlalu dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan pembelian.

Ø Menilai beberapa sumber
Dalam proses pembelian para konsumen tentu akan mencari tahu informasi-informasi mengenai produk yang akan mereka beli. Konsumen dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber. Misalkan, keluarga, teman, tetangga, pacar, atau juga dari sumber-sumber  komersial seperti iklan, situs web, dan juga sumber dari orang-orang yang telah terlebih dahulu mengkonsumsi produk tersebut.
Contoh: di Gramedia Barry telah memutuskan untuk membeli buku Dasar-Dasar Pemasaran. Yang harus Ia putuskan selanjutnya adalah buku dengan pengarang siapa yang harus Ia beli. Ia mencoba browsing di Google melalui handphonenya untuk mencari informasi mengenai nama pengarang buku Dasar-Dasar Pemasaran yang mana yang bagus. Setelah dapat beberapa nama, Barry mencoba bertanya kepada karyawan Gramedia sebagai refrensi untuk lebih meyakinkan dirinya. Buku mana yang laris atau sering dibeli orang dan isinya bagus dan juga lengkap. Karena biasanya karyawan-karyawan Gramedia cukup tahu menahu mengenai buku-buku yang ada disana.

Ø Menetapkan tujuan pembelian
Dalam proses pengambilan keputusan pembelian, konsumen tentu akan mengajukan pertanyaan kepada dirinya sendiri “untuk apa saya membeli produk tersebut?”. Suatu proses pembelian terjadi tentu karena ada tujuan, tujuan konsumen yang ingin memenuhi kebutuhannya. Dalam tahap ini konsumen akan lebih mencari tahu manfaat apa dari produk yang akan Ia beli, sesuaikah dengan apa yang Ia butuhkan saat itu.
Contoh: Barry membeli buku Dasar-Dasar Pemasaran untuk keperluan tugas kuliahnya yaitu membuat makalah Dasar Pemasaran.

Ø  Melakukan kegiatan identifikasi
Melakukan pembelian dengan cara bagaimana, kredit atau tunai, via transfer atau langsung, menggunakan credit card atau wessel tagih dll.
Contoh: Berhubung di Gramedia tidak melayani pembelian kredit, maka Barry akan membawar secara tunai buku yang akan Ia beli.


Ø Mengambil Keputusan
Disinilah akhirnya keputusan ditetapkan, produk apa yang akhirnya akan dibeli, dengan merk apa, dan memutuskan akan melakukan pembayaran secara kredit atau tunai.
Contoh: Akhirnya, Barry menuju kasir dengan menggenggam 1 buah buku “Dasar-Dasar Pemasaran” pengarang: “Philip Kotler”, pilihan Barry jatuh pada buku tersebut. Ia membayar buku tersebut dengan uang seratus ribu dari dompetnya. Ia melakukan pembelian secara tunai.


Ø Perilaku Sesudah Pembelian
Setelah melakukan pembelian konsumen tentu akan merespon atau memberikan feedback terhadap produk tersebut, seperti keluhan atau pujian yang menandakan kepuasan terhadap produk tersebut.
Contoh: Sesampainya dirumah, Barry langsung membuka buku “Dasar-Dasar Pemasaran” tersebut dan mengerjakan tugas makalahnya. Barry senang karena apa yang Ia butuhkan dalam mengerjakan makalahnya ada semua dibuku itu, semua lengkap, terdapat contoh dan juga ringkasan-ringkasan pembelajaran dalam buku tersebut sehingga mempermudah pembaca dalam memahaminya. Barry merasa tidak sia-sia Ia membeli buku tersebut karena sangant bermanfaat untuknya sekarang dan nanti ketika tugas-tugas selanjutnya bedatangan.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

(c)2009 Dian Mahardika. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger