Senin, 24 Desember 2012

Contoh Catatan Kaki Dalam Novel

..Sebenarnya, aku cukup lama kenal sama Anto, tapi baru kali ini aja punya waktu berduaan. Lama-lama, kayaknya kita bisa cocok bahkan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Ada hal yang menarik dari diri Anto.
Selama kenal dia [dan diam-diam meneliti perilaku teman-teman sekelas] sebenarnya dia termasuk ke dalam kasta orang yang termaginalkan, tersisihkan, dan tertindas. Rada heran juga dia sekarang baik bener. Harusnya, dia membenci atau bahkan mensyukuri kesengsaraan diriku ini. Gimana gak. Dalam satu minggu, dia yang paling sering digangguin, dijadiin bahan ketawaan, dan lain sebagainya. Si Anto lama-lama bisa jadi Vijay Singh (1).
Orang-orang (termasuk aku) hobi banget ngasih nickname asal buat si Anto. Misalkan, Anto biadab, Anto = anak tolol, Anto bodoh, dan lain sebagainya. Gak cuman penindasan nama baik, penindasan fisik pun dia sering terima. Kayak keseringannya dia dipukilin (maksudnya sih becanda) cuman gara-gara salah ngomong (dengan maksud Anto, becanda juga).

"Ada yang tau istilah sarkofagus(2)?" waktu itu Pak Guru Sejarah bertanya, setelah setengah jam menerangkan pelajaran kepada para murid, yang direspon dengan uapan (maksudnya menguap) dan rasa bosan tingkat tinggi. Bahkan disinyalir sampai menimbulkan sindrom seringnya-permisi-mau-ke-belakang-Pak.
Tanpa mengacungkan tangan, si Anto nyeletuk dari bangku belakang "Tempat dayang-dayang bersemayam." Suasan menjadi cair!
Kebanyakan orang, tanpa instruksi apa-apa, langsung bergerak ke bangku si Anto [dia duduk sendirian] untuk sekedar menjitak, menjambak rambut, bahkan memukul (meskipun maksudnya becanda) dan yang cewek menimpuk pake kertas. Aku pun sama si Budi sempet-sempetnya [dari bangku jajaran depan] ikut mengigit kakinya (?). (Padahal kita gak tahu kenapa kita harus melakukan itu)

"Hey. Hey. Kalian apa-apaan." Pak Mar langsung meredakan suasana.
Anak-anak biadab (including me) langsung kembali duduk ke bangku masing-masing sambil ketawa-tawa. Terhibur. Si Anto cuman nyengir sambil merapihkan bajunya yang kusut. (Aku cuman gak habis pikir. Di tiap kelas di sekolahan, di mana pun itu, pasti ada aja orang yang termasuk spesies si Anto, bener gak?)


(1) Seorang anak berumur 13 tahun. Korban penindasan teman-teman sekolahannya, yang menggantung diri pada pegangan tangga di rumahnya. Berikut catatan terakhir dari buku harian sang korban. Senin: uangku diambil. Selasa: namaku diolok-olok. Rabu: seragamku dirobek-robek. Kamis: tubuhku bersumbah darah. Jumat: semua berakhir. Sabtu: kebebasan. *dikutip dari buku Penindas, Tertindas, Dan Penonton, karangan Barbara Colloroso
(2) Peti mati purbakala

diambil dari buku novel  Cerita Bodor Siswa Aktif, Sonny Sonata, hal 70-71.

Contoh Kutipan Pada Sebuah Artikel

Industri Kreatif - Sumber Daya Manusia Jadi Kendala

Kualitas dan kuantitas sumber daya manusia menjadi kendala utama pengembangan industri kreatif. Kendala tersebut harus menjadi perhatian bersama karena kontribusinya bagi perekonomian nasional cukup signifikan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Boediono saat membuka Pekan Produk Kreatif Indonesia, di Jakarta, Rabu (21/11). "Mari kita menyatukan langkah untuk mengatasi masalah-masalah itu secara sungguh-sungguh, sistematis, dan terkoordinasi. Usia pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia masih sangan muda. Tak heran jika masih banyak kendala. Potensi ini harus kita pahami dan yakini bersama dalam setiap rencana pengembangan ekonomi kreatif ke depan." paparnya.
Menurut dia, sebagian besar sumber daya manusia (SDM) industri kreatif belajar secara otodidak sehingga kualitasnya belum cukup merata. Selain SDM, kendala lain yang juga perlu disikapi adalah perlindungan atas hak kekayaan intelektual kurang, infrastruktur teknologi informasi belum kompetitif, serta dukungan pembiayaan masih minim.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatid Mari Elka Pangestu mengatakan, sektor ekonomi kreatif merupakan sektor keempat terbesar dari 10 sektor ekonomi nasional dalam hal penyerapan tenaga kerja setalah sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan, perdagangan, hotel dan restoran, serta jasa. sektor ekonomi kreatif menyerap tenaga kerja melalui terciptanya usaha-usaha baru. Subtektor yang menyerap tenaga kerja terbesar adalah subtektor fashion, kuliner, dan kerajinan dengan pertumbuhan tertinggi disubtektor kerajinan sebesar 1,42 persen.
Mari juga menyoroti maraknya pembajakan yang menyebabkan minimnya kontribusi dari subtektor film, video, dan fotografi terhadap produk domestik bruto. "Kegiatan pembajakan menyebabkan sektor ini tumbuh pesat, tetapi memiliki kontribusi yang masih kecil," ujarnya.
Kepala Balai Pasar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia Kementerian Perdagangan Parluhutan Tado Sianturi mengatakan, untuk mendukung ekspor produk fashion, pihaknya menyelenggarakan kegiatan adaptasi produk di sejumlah sentra industri batik. (ENY/ATO)



Diambil dari harian Kompas, 22 November 2012.

Selasa, 04 Desember 2012

Praday & Kepin


Nama dari dua orang yang mengajarkan gue tentang bagaimana menikmati hidup dengan hal-hal kecil disekitar kita.
Dua orang unik, lucu, konyol, idiot, lincah, absurd, dan masih banyak lagi penjelasan tentang mereka yang susah untuk diekspresikan dalam sebuah kata.
Dua orang pencipta kata-kata aneh. Dua orang yang bisa tertawa hanya karena berhasil menyatukan huruf-huruf dan membentuk satu kata yang terdengar lucu, atau lebih tepatnya janggal.
Dua orang yang dengan bebasnya teriak-teriak. Nyeruin apa yang ada dikepala mereka.
Dua orang yang menyanyikan lagu yang sama dan mengeluarkan ekspresi yang berbeda.
Dua orang yang bersahabat. Bersaudara. Yang saling mendukung dan membanggakan satu sama lain.
Dua orang yang tertawa seakan-akan hal yang mereka tertawakan adalah hal yang paling lucu sedunia.
Dua orang yang membuat gue merasa beruntung ketika ada diantara mereka. Yang ngebuat gue lupa untuk sementara waktu akan ketakutan dan kegelisahan gue. Dua orang yang berhasil bikin gue merasa jadi wanita paling bahagia tertawa tiada henti bersama mereka. Dua orang yang membuat gue akhirnya tau, kebahagiaan itu bukan terletak di orang yang menurut kita bisa membuat kita bahagia, tapi bahagia itu didalam diri kita. Pilihan kita. Cara kita menikmati dan menjalani kehidupan ini. Ya, dua orang unik itu tanpa sadar mengajarkan gue banyak hal. Termasuk juga mengajarkan gue bahasa-bahasa anak cowok yang seharusnya cewek ga perlu tau.
…..
Berawal dari perkenalan diawal bulan Maret lalu. Mereka berdua adalah teman band dari 2 teman dekat. Beberapa kali ikut dua teman dekat gue latihan band distudio dan otomatis ketemu dengan Praday & Kepin, membuat dua orang itu bukan lagi jadi orang asing dalam kehidupan gue. Pembawaan mereka berdua yang welcome dan easy going bikin gue ga perlu waktu lama untuk akrab sebagai teman dengan mereka.
Hari sabtu lalu band mereka (2 teman gue, Praday & Kepin+additional keyboardist mereka Dhani & 1 temannya) ada job manggung ke Bekasi. Berhubung setiap hari sabtu selalu malas pulang cepat ke rumah yang hampir setiap weekend sepi karena ditinggal orang rumah yang semua punya acara masing-masing diluar, maka gue minta ke mereka untuk ikut ke Bekasi. Dengan rombongan 2 mobil kami berangkat dari kampus sekitar pukul 1 siang ke Bekasi. Dan disitulah petualang gue bersama Praday & Kepin dimulai..
Siang itu entah malaikat jenis apa mempersatukan gue, Praday, dan Kepin dalam satu mobil. Kali pertama dilepas sendirian bersama dua orang itu. Biasanya dua teman gue selalu ada diantara kami. Dan ternyata bersama dua orang itu tanpa pengawasan dua teman gue adalah hal baru yang seruuuu. Awalnya gue pikir akan absurd atau ada kecanggungan. Tapi 5 menit setelah Kepin masuk ke mobil pikiran itu hilang. Yang gue inget setelah itu adalah cuma ketawa, ketawa, ketawa, ketawa, dan teriak. Banyak hal yang kami tertawakan. Ga berenti-berentinya geleng kepala, heran dengan semua hal yang bisa membuat mereka tertawa geli. Bahkan Kepin sampai harus ngeluh sakit perut saking gelinya ketawa.
Sepanjang perjalanan hari itu gue menikmati waktu bertiga gue bersama dua orang gila itu. Ciptain bahasa baru, nyanyi, tukeran cerita, isengin satu sama lain, teriakin hal-hal ga jelas, ngasih pertanyaan absurd, ngobrolin hal-hal baru. Meskipun sepanjang perjalanan mereka selalu bilang kalau gue ini cowok, tapi mereka tetap ngelakuin tugas dasar mereka sebagai cowok, ngelindungin. Waktu tangan gue kejepit pintu mobil, Praday dengan muka panik berusaha nenangin dan minta maaf ke gue, dia terus-terusan ngelus bengkaknya, dia berusaha ngibur gue yang lagi kesakitan dengan cerita dia untuk sekedar ngalihin gue dari rasa sakit dijari, “gue tadinya mau make baju kaya lo Yan, persis banget, warnanya juga sama, kaya gini, tapi gue takut keliatan seksi” haha Praday Praday.
Kepin juga ngelakuin hal yang sama ditempat makan, dia matiin rokoknya yang sebenarnya masih sisa banyak, sambil bilang “Yuk masuk kasihan Dian udah kelaparan” padahal gue ga nyebut kata lapar. Gue pikir yang bisa mereka lakuin cuma ketawa, tapi ternyata mereka juga bisa berperilaku sebagai cowok normal. Ada hal lucu dari Praday, setiap gue hilang Praday selalu panik, ditempat makan habis selesai dari toliet gue papasan sama Praday, gue pikir dia mau ke toilet ternyata dia nyariin gue, “Yan lo darimana, ayo pilih makanan dulu” sambil megang lengan atas gue. Gue ketawa geli. Praday kaya Bapak-Bapak yang baru aja nemu anaknya yang hilang habis main entah kemana dan nyeret gue seakan-akan gue anak ini umur 5 tahun. Pas duduk-duduk diluar tempat makan dia sambil bercanda bilang “gue sampe 20 kali keluar masuk itu nyariin elo Yan” nunjuk tempat permainan anak yang ada bola-bola dan perosotannya. Haha dua orang itu.
Kepin adalah pria kurang beruntung hari itu yang bertugas mengantar gue sampai rumah. Perjalanan dimana cuma tinggal gue dan Kepin diisi dengan curhat colongan Kepin tentang gebetannya. Ada rasa senang malam itu, perasaan yang udah lama ga gue rasain. Perasaan dipercaya, perasaan hangat berbagi cerita, perasaan ngerasa diandelin. Semenjak kejadian dimana gue dihadapkan dengan kenyataan orang-orang sekitar gue adalah orang-orang bertopeng rasa percaya gue mulai memudar. Gue mulai takut untuk percayain cerita kehidupan gue sama orang. Gue jadi tertutup. Tapi ternyata tanpa sadar selama gue bareng Kepin & Praday, mereka bikin gue jadi sedikit terbuka.
Gue bersyukur akan hari itu ke Tuhan. Bersyukur akan kesempatan yang Dia kasih untuk gue belajar dari Praday&Kepin. Ngerasain perasaan yang udah lama gue ga rasain. Meskipun cuma satu hari itu dan ga sampai 24 jam tapi mereka berhasil mengingatkan gue akan hal penting yang hampir gue lupain. Satu-satunya cara terbaik untuk bahagia adalah dengan menikmati hidup ini J Thank you Praditya Putra & Kevin Bukhari.

Sabtu, 10 November 2012

Kutipan dan Catatan Kaki

Pengertian
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.
Catatan kaki adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku. Catatan kaki biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok.

Macam-macam
Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung dan tidak langsung.
Kutipan langsung adalah mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah. Disebut kutipan tidak langsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
Contoh kutipan langsung: 
Menurut Gorys Keraf dalam bukunya Argumentasi dan Narasi(1983:3), argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara.
Tidak langsung:
Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis.
Bagi penulis, penggunaan catatan kaki ini sedikit lebih merepotkan akan tetapi, bagi pembaca catatan kaki ini sangat memudahkan mengetahui sumber tanpa harus melihat daftar pustaka yang letaknya di bagian akhir buku.
Catatan kaki untuk buku dimulai dengan nama pengarang diikuti koma, judul buku (ditulis dengan huruf awal kapital dan dicetak tebal atau dicetak miring), nomor seri, jilid dan nomor cetakan (kalau ada), kota penerbit (diikuti titik dua), nama penerbit (diikuti koma), dan tahun penerbitan (ditulis dalam kurung dan diakhiri dengan titik).
Catatan kaki untuk artikel dan majalah dimulai dengan nama pengarang, judul artikel, nama majalah, nomor majalah jika ada, tanggal penerbitan, dan nomor halaman. Jika dari sumber yang sama dikutip lagi, pada catatan kaki ditulis ibid. (singkatan dari ibidum) yang artinya sama persis sumbernya dengan catatan kaki di atasnya. Jadi mirip dengan idem atau sda. Untuk sumber yang telah disisipi sumber lain, digunakan istilah op. cit. (singkatan dari opere citato). Untuk sumber dari majalah dan koran yang telah disisipi sumber lain digunakan istilah loc. cit. (singkatan dari loco citato).
Contoh:
1 Ratna Wilis Dahar, Teori-Teori Belajar (Jakarta: Depdikbud, 1988), hal. 18.
2 Nurhadi, Membaca Cepat dan Efektif (Bandung: Sinar Baru, 1986), hal. 25
3 Ibid., hal. 15
4 Ratna Wilis Dahar, op.cit., hal. 17
Catatan kaki di atas menunjukkan bahwa sumber nomor 3 sama dengan sumber nomor 2. Sumber nomor 4 sama dengan nomor 3.

Tujuan
Tujuan kutipan
( ‾▿‾)-σ menegaskan isi uraian
( ‾▿‾)-σ membuktikan apa yang dikatakan
( ‾▿‾)-σ menunjang apa yang diungkapkan
Tujuan catatan kaki
( ‾▿‾)-σ pendukung keabsahan penemuan atau pernyataan penulis yang tercantum di dalam teks atau sebagai petunjuk sumber
( ‾▿‾)-σ tempat memperluas pembahasan yang diperlukan tetapi tidak relevan jika dimasukkan di dalam teks, penjelasan ini dapat berupa kutipan pula
( ‾▿‾)-σ referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halaman berapa, hal yang sama dibahas di dalam tulisan
( ‾▿‾)-σ tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang diterima dari orang lain


Cara Penggunaan
Cara penggunaan catatan kaki
» Penomoran:
1. Penomoran catatan kaki dilakukan dengan menggurakan angka Arab (1, 2 dan seterusnya) di belakang bagian yang diberi catatan kaki, agak ke atas sedikit tanpa memberikan tanda baca apapun. 
2. Nomor itu dapat berurut untuk setiap halaman, setiap bab, atau seluruh tulisan.
» Penempatan:
1. Catatan kaki dapat ditempatkan langsung di belakang bagian yang diberi keterangan (catatan kaki langsung) dan diteruskan dengan teks.
2. Cara yang lebih banyak dilakukan ialah dengan meletakkannya pada bagian bawah (kaki) halaman atau pada akhir setiap bab.
3. Antara catatan kaki dengan teks dipisahkan dengan garis sepanjang baris.
Cara pengunaan kutipan
» Penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu
» Penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan
» Kutipan dapat terkait dengan penemuan teori
» Jangan terlalu banyak mempergunakan kutipan langsung
» Penulis mempertimbangkan jenis kutipan, kutipan langsung atau kutipan tak langsung
» Teknik penulisan kutipan dan kaitannya denga sumber rujukan.

sumber:

Senin, 05 November 2012

Berbeda itu Indah


Coba bayangin deh kalau di dunia ini cuma ada satu ras manusia. Lalu hanya ada satu agama saja. Kemudian bayangkan lagi di dunia yang seluas ini, cuma ada satu kebudayaan yang berlaku. Daaan, tidak ada berbagai negara, karena hanya ada satu negara saja dengan satu bahasa saja. Gimana menurut kamu? Apakah dunia jadi tempat yang menyenangkan dan penuh kedamaian? Atau justru jadi tempat super membosankan?
Saya pilih yang terakhir. Karena saya tidak ingin berada di sebuah tempat yang semua orangnya serba sama. rasanya bak robot yang enggak ‘hidup’. Esensi travelling ke tempat baru jadi jauh lebih berkurang. Karena kita akan ketemu orang yang itu-itu saja denagn tradisi yang sudah kita hafal. Acara televisi dan film yang membahas budaya-budaya eksotis jadi tiada. Semua model di majalah dan TV mukanya gitu-gitu aja. hari libur berkurang karena cuma ada hari raya satu agama. Acara bertukar pikiran enggak lagi menggigit. Soalnya semua orang punya kerangka berpikir yang sama.
Sebenarnya saya bersyukur sekali berada di Indonesia. Dengan motto Bhineka Tunggal Ika, seharusnya inilah negara idaman banyak orang. Tapi lama kelamaan, motto tersebut luntur begitu saja. Semakin banyak orang yang saling membenci atas nama perbedaan. Beda budaya, beda agama, beda bahasa. Sepertinya perbedaan jadi alasan kuat untuk membenci.
Kenapa kita mesti membenci orang hanya karena berbeda? Kalau kita begitu yakin pada apa yang kita percaya, seharusnya kita enggak gampang merasa terancam sama kepercayaan orang lain. berbeda itu indah. Karena kita bisa memperkaya diri dengan tahu hal-hal baru. Karena kita bisa melihat dari sudut pandang berbeda. Karena dunia terlalu menarik untuk dibuat seragam. Jangan takut sama perbedaan. Takutlah pada keseragaman yang dipaksakan.
***
Karangan diatas adalah karangan yang bersifat Deduktif, karena menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu lalu bagian yang khusus. Awalnya menjelaskan bagaimana kalau perbedaan itu tidak ada, dan pada akhirnya menegaskan bahwa sesungguhnya perbedaan itu indah. Kalimat utama karangan ini ada pada paragraf terakhir.
“berbeda itu indah. Karena kita bisa memperkaya diri dengan tahu hal-hal baru.”

Senin, 29 Oktober 2012

Etika Penulisan Blog

Dimana pun kita berada selalu ada peraturan atau etika yang harus kita taati. Termasuk di dalam dunia maya. Etika adalah suatu keharusan dari tiap-tiap manusia untuk memahami suatu aspek atau aturan yang ada pada setiap tempat.Untuk kesempatan kali ini akan membahas tentang etika dalam dunia maya khusus para blogger. Dewan Pers mendesak komunitas penulis Blogger untuk memiliki kode etik penulisan blog. Meski Blogger merupakan jurnalisme warga, hal itu dilakukan agar ada standardisasi penulisan di dalam blog.
“Blogger seharusnya juga punya kode etik. Memang saya akui ini akan sulit,” kata Agus dalam Annual Conference Online Media, Media Online: Antara Pembaca, Laba dan Etika di Hotel Le Meridien Jakarta, Kamis (23/2/2012)
Dengan pembuatan pedoman aturan tersebut atau kode etik jurnalisme warga, maka tidak akan ada lagi seperti kasus Prita Mulyasari. Beberapa tahun lalu Prita disomasi oleh Rumah Sakit Omni Internasional gara-gara menulis tentang rumah sakit tersebut di surat pembaca. “Kasus-kasus seperti Prita ini juga masih grey area. Sehingga kita memandang perlu untuk melindungi masyarakat,” jelasnya.

Berikut ini adalah beberapa etika yang harus diperhatikan:
☑ Biasakan mencantumkan sumber tulisan yang diambil pada tulisan anda
Pada dasarnya hal ini adalah suatu kesadaran moral sesorang untuk mencamtukan dasar dari sumber penulisan yang dibuat, karena jika tidak mencantumkan sumber maka sama saja disebut dengan plagiatisme. Suatu tulisan yang terdapat sumber berasal maka menandakan bahwa tulisan yang dibuat dapat dibuktikan kebenarannya dan akan meningkatkan kepercayaan para pembaca.
☑ Menggunakan Inisial beserta bukti otentik
Pada saat penulisan suatu kasus yang belum pasti kebenarannya, sebaiknya nama orang yang terkait dengan kasus tersebut diinisialkan. Dan saat menuliskan suatu kasus dalam suatu internet jangan lupa menyertakan bukti-bukti yang otentik seperti foto, link tulisan sumber atau berkas pendukung lainnya.
☑ Penentuan Kata Kunci (keyword) yang tepat sesuai tujuan tulisan
Sering kali orang menetukan kata kunci dari penulisannya tidak sesuai dengan tujuan penulisan itu dibuat, ini dilakukan biasanya hanya untuk meningkatkan rating blog reader agar blog tersebut lebih populer. Hal ini akan mengganggu atau bahkan membuang-buang waktun pembaca saja yang mungkin sedang mencari bahan tulisan sesuai kata kunci yang dicari. Maka dari itu buatlah kata kunci yang sesuai dengan tulisan yang anda buat.
☑ Tata cara menulis dengan baik, sopan dan sesuai dengan EYD.
Ini etika yang sangat penting dalam penulisan di suatu media internet, tata cara bahasa yang mengikuti EYD akan membuat tulisan kita akan dinilai baik dan jelas. Kesopanan juga hal sangat penting dalam melakukan penulisan jangan sampai tulisan yang kita buat akan mendatangkan masalah untuk diri kita sendiri.
☑ Menulis secara faktual (Sesuai dengan fakta yang ada)
Jika ingin menuliskan sesuatu dalam media internet pastikan bahwa kebenaranya sudah dipastikan atau sesuatu yang sudah menjadi fakta bukan berupa suatu isu yang penyebarannya dari mulut ke mulut.
☑ Tulisan berisi kondisi yang sebenarnya (apa adanya)
Dalam penulisan di internet sudah seharusnya menulis sesuai dengan apa yang terjadi, tidak boleh melebih-lebihkan suatu tulisan yang dapat merugikan bahkan menyakiti sesorang. Penulis juga harus mengusahakan untuk tidak berbohong agar kepercayaan para pembaca tidak menurun.
☑ Baca kebijakan Blog Provider secara saksama
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya sebelum membuat suatu tulisan dalam blog terlebih dahulu membaca kebijakan privasi blog provider secara seksama dan hati-hati. Karena kebijakan privasi tersebut berisi peraturan yang harus ditaati oleh pengguna atau user.

Dan beberapa point penting yang tidak boleh terlupakan dan diperhatikan saat menulis di blog:
→ Tulisan yang mengandung SARA ayang bertujuan untuk menghasut kelompok tertentu
→ Konten-konten yang mengandung pornografi baik yang bergerak atau pun tidak.
→ Tulisan yang berisi kata-kata yang kasar dan tidak baik atau tulisan yang bersikap menteror seseorang
→ Vandalisme yang dialkukan sengaja dan tidak bertanggung jawab
→ Merubah dokumen asli tanpa seijin pemiliknya

sumber:

Sabtu, 27 Oktober 2012

PAIN

Pain is good. Pain is an indication that you’re alive. Pain causes you to grow. The finest gold needs to go through fire again and again. Even the most beautiful flower go through a lot of rain. Pain makes you more mature. It makes you understand other people better. It’s a way of learning things, but in a more cruel way, I suppose? But then again, you learn more from pain than from pleasure, don’t you? That’s why we remember other people’s mistakes more than their good deeds. Why? Simply because you learn from pain. You learn from being let down, loss, cheating, betrayal and disappointments. Don’t let pain get the best of you, but let it bring out the best in you. The simplest way to be happy is to stay away from people who make you unhappy. But that’s almost impossible, right? Because most people who make you unhappy are the ones you love and care about the most.

Jumat, 07 September 2012

Note to Guys


Cewe itu kalo diem cuma ada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, kram perut akibat lagi dapet. Atau kemungkinan kedua, you’ve done something very wrong. Wanita memang makhluk yang bisa dibilang lumayan rumit, jadi intinya jangan mencoba mencari tahu apa maunya wanita, karena terkadang wanitanya sendiri ga tau maunya apa. Nah loh, ngerti ga lo? Here’s a few simple tips.

Just like any other human being, wanita ingin dihargai dan diperlakukan secara baik dan benar. Banyak cowo yang ngeluh kalo mereka bukan paranormal yang bisa baca pikiran cewe atau apa mau sebenarnya para wanita, but hey, sebenernya keinginan wanita itu simple, yaitu untuk ga disia-siain dan dibuat keberadaannya berharga. Apalagi cewe itu peka banget, terhadap hal-hal kecil khususnya. Berubah dikit, nyadar. Ngomong salah dikit, jadi masalah. Sebenernya itu bisa ngajar cowo untuk sedikit bermain perasaan dan ga terlalu banyak mikir kalo lagi nge-handle wanita. Pria, kadang wanita hanya butuh sepasang telingamu untuk didengar. Dia ga butuh lo bawa ke tempat mahal, lo beliin barang atau perlakukan spesial, wanita hanya ingin bicara dan expect guys to listen to her mumbling. Think of it this way, girls that tell you everything mean that they trust you so much. Karena wanita hanya membuka diri kepada orang-orang yang mereka rasa nyaman, so build that comfort zone around her, let her be comfortable when she’s around you. Nah, yang satu ini agak-agak PR, nih. Bukan ngarep atau gimana *uhuk*, tapi wanita itu ingin dipuji. Cewe juga ga usah gengsi deh, ngaku aja. Oh iya, satu lagi, cewe tuh juga gengsian lagi. Makanya bentrok sama ego cowo yang kadang ga kalah menjulang. Cewe tuh butuh diingetin betapa indahnya mereka diciptakan dalam porsinya mereka masing-masing. Ga perlu digombalin, tapi berikan dukungan yang ia perlukan. Toh semua manusia pengen diingetin seberapa berharganya mereka kan? Hal yang ga kalah penting, if not, the most important thing might just be this: Honesty. Cewe itu sangat peka terhadap kejujuran pria. Makanya percaya ga percaya, wanita punya radar sendiri kalo cowo udah mulai ala-ala menyimpang kata-katanya. Seperti yang pernah gue baca, “Pride attracts the girl. Courage approaches the girl. Wisdom gets the girl. Strength puts up with the girl, but loyalty keeps the girl.”

So, be honest and be true to her. Lakukanlah hal-hal yang kamu katakan, jangan ngomong doang. Janji itu perlu, tapi cewe ga butuh janji yang palsu. Jangan bilang kangen, tapi ga ada usaha ketemuan. Bilang mikirin, tapi nyariin di telpon atau mencoba untuk berkomunikasi aja engga. Itu nyiksa cewenya aja. Jadi jangan pernah takut untuk berusaha lebih, tunjukkin seberapa pantaskah dia berada dalam hidup lo. Gue nulis gini bukan membenarkan kalo ‘apapun yang cewe lakukan adalah yang paling benar.’ Tapi cuma mau membagi, sebagai wanita, apa sih kira-kira yang cewe-cewe sebenernya pengen. Lastly, gue nulis ini semua bukan bermaksud mau mengucilkan pria, no. Justru gue pengen bikin cowo yang udah setengah frustrasi ngadepin cewe untuk tau kurang lebih apa sih maunya cewe. Most of all, put yourself in her place, intinya adalah coba bayangin apakah yang lo lakukan ke dia itu sesuatu yang ingin diperlakukan ke lo? Kalo kata lagu Rihanna, “Make me feel like I’m the only girl in the world.” Jadi perlakukanlah dia seperti dia satu-satunya wanita di dunia karena dia adalah satu-satunya wanita dalam hidup lo. The thing is, girls want to be reminded how special they are in your life, makanya kebanyakkan wanita itu terbayang-bayang hidup yang berhubungan dengan ‘dongeng’ atau ‘fairytale-ish’, so why not treat her like a princess when she made you her Prince Charming? ☺

 

(c)2009 Dian Mahardika. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger